Metro, Suara.com-Dinas Sosial Provinsi Lampung terus berupaya memberikan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas melalui kegiatan Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) Tahun 2022, yang digelar di Desa Branti Raya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, 28-30 Juni 2022.
Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) adalah salah satu sarana pelayanan dan rehabilitasi sosial yang berfungsi memberikan layanan konsultasi, pemeriksaan kesehatan, rujukan bagi penyandang cacat atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya.
Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan alat bantu untuk penyandang disabilitas, penandatanganan MoU Dinas Sosial Provinsi Lampung dengan UIN Raden Intan, serta dihadirkannya potensi keterampilan, usaha ekonomi produktif yang dimiliki oleh Penyandang Disabilitas.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, pada kesempatan itu menyampaikan, bantuan tersebut merupakan upaya pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka pemenuhan hak-hak disabilitas yang tertuang dalam tugas pokok dan fungsi Dinas sosial Provinsi Lampung yakni dalam bentuk Standar Pelayanan Minimal.
"Marilah kita semua untuk terus bersama-sama menguatkan tekad, optimis, bersinergi dalam memberi penghormatan, pelayanan dan pemenuhan hak-hak Penyandang Disabilitas guna mewujudkan Visi Rakyat Lampung Berjaya," ujar kadis saat menutup pelaksanaan kegiatan UPSK Tahun 2022.
Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Lampung Ratna Fitriani menjelaskan, tim UPSK terdiri dari : Dokter, Perawat, Pekerja Sosial, Psikolog, Konsultan Disabilitas.
Kader Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Berbasis Masyrakat (RSPD BM) yang terdiri atas unsur-unsur : Kecamatan, Desa, PKK Desa, Karang Taruna, TKSK, PSM dan Lembaga Kesejahteraan Sosial. Pelayanan yang dilaksanakan dititik lokasi penyelenggaraan UPSK (Balai Desa Branti Raya) sebanyak 100 orang Penyandang Disabilitas (PD).
Pelayanan yang dilaksanakan melalui penjangkauan langsung (home visit) berhasil terjangkau sebanyak 30 orang Penyandang Disabilitas.
Baca Juga: Migrant Care Usulkan TPPO Masuk Kurikulum Sekolah
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo
-
Energi Bersih Tak Cukup Ramah Lingkungan, Tetapi Juga Harus Bisa Dipercaya
-
Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik
-
Siapa Owner Parfum Scarlett? Ini Profil Pemilik Parfum Terlaris di Indonesia
-
Thomas Tuchel Yakin Mental Baja Inggris Mampu Tumbangkan Argentina
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
-
BBM B50 Dinilai Bisa Menjadi Ujian Berat Bagi Daya Tahan Mesin Diesel
-
Hati-hati! Samsung Ancam Hapus Data Kesehatan Anda Jika Menolak Pelatihan AI
-
Bukan Emas Biasa, KPK Ajak Ahli Antam dan Pegadaian Cek 55 Kg Platinum Bupati Langkat
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Barcelona Jadi Tim Penyumbang Pemain Terbanyak