Metro, Suara.com-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif di Bukittinggi, Sumatera Barat untuk memperkuat kemampuan promosi dan pemasaran secara digital lewat program Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga dalam Workshop KaTa Kreatif di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Selasa (5/7/2022).Sandiaga mengatakan pada dasarnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bukittinggi sudah terbangun dengan sangat kuat. Hanya saja pascapandemi COVID-19 harus ada suatu terobosan agar semakin memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang telah ada melalui digitalisasi.
"Pembangunan ekonomi kreatif kita tidak bisa dibiarkan seperti sebelum pandemi. Harus ada inovasi dan adaptasi baru dengan digitalisasi," kata Sandiaga.
Menurutnya, melalui digitalisasi, para pelaku ekonomi kreatif dapat meningkatkan omzet penjualan produk-produknya dan juga memperluas pasar. Sehingga, workshop ini diharapkan mampu memberikan pelatihan promosi dan pemasaran secara digital kepada pelaku UMKM subsektor kriya, fesyen, dan kuliner di Bukittinggi yang nantinya diharapkan dapat memicu kebangkitan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya.
"Melalui workshop ini, pelaku ekonomi kreatif di Bukittinggi bisa belajar membuat konten dan membuat produk mereka agar tampil lebih menarik di media sosial," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menambahkan melalui digitalisasi ini diharapkan pasar dari produk-produk ekonomi kreatif asal Bukittinggi dapat semakin meluas.
"Kami yakini ini mampu memperluas jaringan market dari produk-produk yang diproduksi di Bukittinggi," kata Erman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas
-
Na Willa, Film yang Berhasil Bikin Orang Dewasa Merasa Jadi Anak Kecil Lagi
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
-
Kisah Sunyi Seorang Death Doula di Ujung Kehidupan
-
Bule Melontarkan Kalimat Hinaan Perayaan Nyepi di Bali Jadi Tersangka
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
10 Fakta Polemik Salat Id di Kedungwinong: Dibatalkan Mendadak hingga Berujung Permintaan Maaf Kades
-
Kisah Cinta Cucu Mpok Nori yang Berakhir Tragis, Berawal dari Malaysia hingga Tewas di Kontrakan