Metro, Suara.com-Pemerintah Kota Metro terus bekerja untuk mendorong revitalisasi cagar budaya yang ada di Kota Metro,salah satunya Rumah Informasi Sejarah (RIS) Metro. Walikota Metro Wahdi mengatakan bahwa revitalisasi fasilitas budaya adalah salah satu program Pemerintah Kota Metro di masa kepemimpinanya.
“Karenanya bersama-sama kita terus melakukan berbagai upaya dalam memajukan kehadiran cagar budaya pertama yang ditetapkan di Kota Metro pada 2021 lalu,terlebih lokasinya yang strategis berada di pusat kota yang mudah dijangkau”ungkapnya.
Wahdi menambahkan selain revitalisasi fasilitas budaya dan olahraga pemerintahanya juga bertekad untuk mendorong lahirnya creative hub atau pusat ruang-ruang kreatif.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Metro Suwandi mengatakan pemanfaatan cagar budaya sebagaimana amanat undang-undang pada hakikatnya adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita berharap kehadiran Rumah Informasi Sejarah dapat terus berkembang menjadi ruang publik dengan partisipasi berbagai kalangan hingga perlahan berkembangan menjadi ruang kreatif,”ujarnya.
Terpisah, Seprita dari Tim Ahli Cagar Budaya Metro menjelaskan Rumah Informasi Sejarah yang berdiri pada 2021 lalu terus mengalami perkembangan lewat tumbuhnya berbagai ruang dan kegiatan masyarakat.
“Rumah tua di pusat kota yang dulu terbengkalai kini perlahan berubah menjadi ruang berbagai aktifitas,RIS kini tidak tumbuh tidak hanya sebagai tempat orang mengetahui sejarah perkembangan sebuah kota tapi terus berkembang sebagai ruang publik untuk semua,” jelasnya.
Seprita menjelaskan bahwa di sekitar RIS Metro kini perlahan beragam ruang tumbuh di sekitar RIS mulai dari kedai kopi, taman, ruang belajar bersama hingga yang terbaru adalah fasilitas-fasilitas olahraga. Disisi lain juga tumbuh beragam aktifitas mulai dari diskusi, pelatihan , musik, pemutaran film, pameran, minum kopi, literasi, fotografi, videografi, komedi, potong-rambut gratis, nonton bola, makan bersama hingga menjadi shelter ojek online.
Terbaru upaya memajukan UMKM di Kota Metro dirintis oleh berbagai kalangan lewat kerjasama baik penyediaan kemudahan layanan transaksi, akses permodalan melalui perbankan, jasa pengiriman hingga peguatan kapasitas para pelaku UMKM lewat berbagai pelatihan di Rumah Informasi Sejarah Metro.
Baca Juga: Tokopedia dan JNE Siap Dukung Perkembangan UMKM di Metro
Faisal dari Gink Tecnology mengatakan kehadiran ruang publik di Metro ini dapat ikut membantu perkembangan UMKM lewat berbagai pelatihan akses permodalan dan beragam dukungan lainnya.
“Kami tentu akan ikut mendukung lewat penguatan kapasitas sumber daya manusia para pelaku UMKM,”ujar Icol saat memberikan sharing digital marketing kepada puluhan pelaku UMKM yang ada bersama Relationship Manager Tokopedia Lampung dan Akademisi Universitas Lampung.
Terpisah Fany Hasibuan dari BNI Metro mengatakan kehadiran Agen BNI di RIS Metro sendiri adalah untuk mendorong tumbuh kembangnya UMKM yang ada di Kota Metro.
“Dengan demikian cagar budaya dapat tumbuh menjadi ruang publik yang tidak hanya edukatif tapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitarnya, terlebih semua layanan kini mulai tersedia di satu tempat”ujarnya.
Pihaknya juga berkomitmen untuk mendukung tumbuh kembang UMKM di Kota Metro melalui kemudahan transaksi non tunai hingga akses permodalan KUR bagi para pelaku UMKM.
Dukungan terhadap revitalisasi cagar budaya juga datang Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang ikut memberikan pelayanan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para pelaku UMKM di Rumah Informasi Sejarah Metro.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Kekeringan di Gunungkidul, Warga Kemesu Terpaksa Jual Ternak Demi Beli Air
-
Gaji Naik, Korupsi Turun? Sebuah Asumsi yang Perlu Diuji
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Empat Penyidik Polisi Diperiksa dalam Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
2 Hujan Meteor Akhir Juli 2026 Hiasi Langit Indonesia! Ini Jadwalnya
-
Taiwan Buka Beasiswa Belajar Bahasa Mandarin untuk Lulusan SMA Indonesia, Dapat Uang Saku Bulanan!
-
4 Tips Kamar Tidur Menurut Fengshui Agar Cepat Menikah
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
-
Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia
-
Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?