Metro, Suara.com- Indonesia dan Singapura terus memperkuat kerja sama di bidang ketenagakerjaan. Terbaru, kedua negara tengah menjajaki kerja sama ketenagakerjaan pada 4 area kolaborasi.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, usai melakukan pertemuan Manpower Working Group (MWG) under The Singapore-Indonesia Six Bilateral Economic Working Groups, di Singapura.
Adapun, 4 area kolaborasi tersebut adalah Kolaborasi tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia (Collaboration On Human Capital Development); Kolaborasi untuk mengembangkan bakat teknologi (Collaboration to Develop Tech Talent); Kolaborasi tentang Pengembangan Kapasitas dan Pertukaran Pelatihan antara Kementerian Kemnaker RI dan Kementerian Tenaga Kerja Singapura (Collaboration On Capacity Building and Training Exchange between Ministry Of Manpower Of Republic Indonesia and Singapore Ministry Of Manpower); serta Kolaborasi di Regional Center for the Future of Work (Collaboration On Regional Centre for The Future Of Work (RCFW)).
“Pemerintah Indonesia dan Singapura sepakat untuk memperkuat kolaborasi melalui kerja sama di antaranya pengembangan Tech Talent untuk mendukung pengembangan Sistem Informasi Pasar Kerja Indonesia, peningkatan kapasitas ASN Kemnaker di bidang digital, maupun pengembangan SDM Pelayanan Pasar Kerja, yang akan dibahas secara teknis oleh Pusat Pasar Kerja dan Pemerintah Singapura,” kata Anwar Sanusi.
Turut hadir dalam pertemuan MWG ini Kepala Pusat Pasar Kerja, Muhcamad Yusuf dan Kepala Biro Kerja Sama, M. Arif Hidayat. Pertemuan ini juga dihadiri delegasi Singapura terdiri dari Director for Employment Standards and International Relations of SG MoM, Assistant Director, International Relations Unit, Manager, Jobs and Skills Strategy, serta perwakilan dari Singapore Civil Service College, Workforce Singapore, dan Skills Future Singapore.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat timbal balik bagi kedua negara, serta memperkuat dan mengakselerasi capaian target kerja sama yang tengah dibangun oleh Indonesia dan Singapura dalam kerangka The Singapore-Indonesia Six Bilateral Economic Working Groups,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online
-
Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?
-
Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
-
Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
5 Sunscreen Anti Aging Terbaik untuk Mencegah Kerutan di Usia 30-an sesuai Review dan Harga
-
Febri Diansyah Sebut Penahanan Eks Jampidsus Tak Sah, Bakal Ajukan Praperadilan?
-
Dinamika Pasar Aset Kripto Warnai Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) pada Kuartal II-2026