Metro, Suara.com- 409 mahasiswa vokasi mengikuti kegiatan temu sapa bersama 10 Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) dan Pelaksana Bidang Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) dalam acara “Ngopi bersama Dirjen Vokasi”.
Kegiatan ini merupakan rangkaian persiapan keberangkatan para penerima Program Indonesian International Student Mobility Awards edisi Vokasi (IISMAVO), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2022.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Kiki Yuliati memohon dukungan dari para Atase dan Pensosbud yang bertugas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia di negara tujuan peserta IISMAVO. Secara khusus, Dirjen Kiki Yuliati berharap agar KBRI dan KJRI berkenan memberi dukungan penuh jika mahasiswa membutuhkan bantuan atau bimbingan selama menjalani program.
Kiki berharap para Atdikbud dan Pensosbud berkenan untuk menjalankan peran sebagai orang tua bagi putra-putri bangsa yang akan menjalankan pendidikan selama kurang lebih enam bulan. Di sisi lain, Kiki pun menyampaikan pesan sekaligus motivasi kepada para mahasiswa untuk menjadi seorang yang mampu menyelesaikan masalah bagi dirinya sendiri.
“Intinya, adik-adik kita ini akan menjalani sebuah fase penting dalam hidup mereka, dan akan menjadi kesempatan belajar yang sangat berarti. Maka dari itu, untuk menjadikan program ini optimal dan bermakna, dukungan Bapak Ibu Atdikbud dan Pensosbud adalah kunci penting yang sangat kami harapkan. Kami sampaikan terima kasih dan semoga program ini, atas dukungan Bapak dan Ibu, dapat berhasil dengan baik,” imbuh Kiki.
Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi pimpinan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dengan para Atase Pendidikan dan Pensosbud negara tujuan, serta seluruh peserta IISMAVO. Selain itu, hadir pula pimpinan Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Vokasi (PTPPV), para penanggung jawab, dan sebagian orang tua peserta.
Pada kesempatan tersebut, para peserta program berkesempatan untuk lebih mengenal negara yang akan mereka kunjungi, yaitu Inggris, Irlandia, Jerman, Perancis, Hungaria, Turki, Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, Australia, dan Amerika Serikat.
Program IISMAVO memiliki kekhasan di mana mahasiswa akan mengenyam pendidikan di dalam kelas dan magang di industri luar negeri.
Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi (APTV) Kemendikbudristek, Beny Bandanadjaja menjelaskan ada tiga model pembelajaran yang akan dijalani peserta dalam program ini. Pertama, peserta yang menjalani program magang di Industri. Kedua, adalah program yang merupakan kombinasi antara pembelajaran di kelas dan interaksi dengan industri. Sedangkan ketiga adalah program yang dominan kegiatannya dilakukan di kelas namun dengan konten yang erat dengan dunia industri.
Baca Juga: Reformasi Birokrasi Mewujudkan Pelayanan yang Baik Pada Masyarakat
“Ketiga opsi ini diharapkan akan memberi kesempatan kepada mahasiswa kita untuk lebih siap berinteraksi dengan industri yang bersifat global,” pungkas Beny.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo