Metro, Suara.com- Anggota Komisi IV DPR RI Luluk Nur Hamidah menilai, gerakan perusahaan kewirausahaan sosial (social enterprise) ‘Waste 4 Change’ dapat menjadi panduan peran (role model) bagi anak-anak muda Indonesia untuk berbakti melalui pengelolaan sampah.
Hal tersebut disampaikanya saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI meninjau Layanan Pengelolaan Sampah ‘Waste 4 Change’ di Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (26/8/2022).
Menurutnya bisnis berbasis lingkungan tersebut kian diminati anak muda karena kesadaran lingkungan yang kian tumbuh dari hari ke hari.
“Bahkan, ternyata dari bisnis sampah ini, mereka (Waste 4 Change) bisa meng-hire hampir dua ratus orang dan mereka juga bisa mendatangkan investor,” ujar Luluk.
Ia menegaskan jika kesadaran anak muda itu tumbuh, lalu diikuti dengan regulasi penegakan hukum yang semakin kuat, maka kebutuhan akan jasa pengelolaan sampah oleh swasta hingga pemanfaatan limbah akan menjadi sangat penting. Aspek tersebut sangat diperlukan mengingat Indonesia tergolong sebagai salah satu negara yang masih dianggap produsen sampah terbesar.
Sehingga, menjadi penting untuk bisa menjadikan Waste 4 Change ini sebagai salah satu model yang bisa ditularkan khususnya kepada anak-anak muda di Indonesia.
“Jadi banyak sekali ragam pilihan untuk bakti kepada negeri. Juga sekaligus secara ekonomi ini sangat menjanjikan dan menguntungkan dan berkontribusi bagi kualitas lingkungan,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Luluk juga berharap kedepannya seluruh pemda di Indonesia dapat mengakomodasi kepentingan pengusaha sampah, khususnya dari sisi regulasi usaha. Sebab, dengan adanya panduan yang jelas dari pemerintah pusat perihal peran swasta dalam kerja sama dengan pemerintah daerah, akan menciptakan ekonomi usaha yang lebih baik.
“Kalau pemerintah di satu sisi cukup tegas dalam hal law enforcement, maka ada kebutuhan bagi jasa lingkungan seperti yang dilakukan di sini yang itu dibutuhkan industri-industri yang selama ini hasilkan sampah,” pungkasnya.
Baca Juga: Hadapi Bonus Demografi, Menaker Minta BLK Komunitas Cetak SDM Kompeten
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Suzuki Fronx Punya Varian Kuro, Tambah Fitur Keamanan Baru
-
Belum Dipublikasi, Dony Oskaria Ungkap Kendala Laporan Keuangan Danantara
-
Staf KPK Pakai Fitur Chat 'Auto-Delete' ke Ayah Demi Bocorkan Kasus Pemalang
-
Review Welcome to Samdal-ri: Saat Kegagalan Bukan Akhir dari Segalanya
-
7 Dokumen Penting saat Transaksi Jual Beli Mobil Bekas, Wajib Diperiksa sebelum Serahkan Uang
-
Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Cushion OMG Berapa Gram? Ini Isi Bersih, Harga, dan Perbedaan 2 Variannya
-
4 Parfum Aroma Floral Woody untuk Wanita Karier, Elegan dan Profesional Sepanjang Hari
-
Hidup di Layar: Mengapa Kita Cepat Lelah di Era yang Serba Mudah?