Metro, Suara.com- Sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan desa-desa di kawasan transmigrasi.Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meresmikan Demplot Peternakan Terpadu Berkelanjutan di kawasan transmigrasi Dadahup Lamuni (C3), Desa Rawa Subur, Kapuas Murung, Kapuas, Kalimantan Tengah.
Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini menjelaskan, Demplot Peternakan Terpadu Berkelanjutan yang bersinergi dengan BUM Desa Berkah Bersama itu bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan (food estate) di kawasan transmigrasi. Khususnya di Dadahup, Kabupaten Kapuas.
"Demplot ini menjadi bagian dari program pemulihan ekonomi nasional di level desa,"ujar pria yang akrab disapa Gus Halim.
Demplot Peternakan Terpadu Berkelanjutan dibangun di lahan seluas 20.000 hektare. Di dalamnya terdapat kandang sapi dengan kapasitas 20 ekor, kandang kambing berkapasitas 100 ekor, kandang ayam petelur dan itik petelur masing-masing kapasitas 1.000 ekor. Selain itu terdapat kolam ikan nila, tanaman sayuran dan padi.
Sedangkan yang membedakan Demplot peternakan terpadu dengan Desa Peternakan Terpadu Berkelanjutan di tujuh titik Pulau Jawa adalah lokasinya di wilayah transmigrasi dan lahannya lebih luas. Sehingga peluang untuk berkembang akan lebih cepat.
Gus Halim optimis, Demplot Peternakan Terpadu Berkelanjutan dapat memastikan kedaulatan pangan desa, dan warga desa akan menikmati dan mengkonsumsi hasil dari peternakan terpadu.
"BUM Desa bertugas memasarkan daging sapi, daging kambing, telur ayam, sayuran, dan panen ikan untuk kebutuhan warga desa setempat, karena berasal dari desa sendiri, maka hampir tidak dibutuhkan biaya dan waktu transportasi komoditas. Sehingga harga jualnya lebih rendah daripada harga pasaran di luar desa," jelas Gus Halim.
Sementara itu, Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat berterima kasih kepada Gus Halim yang telah mempercayakan Kapuas menjadi lokasi Demplot Peternakan Terpadu Berkelanjutan. Menurutnya, program tersebut manfaatnya sudah mulai dirasakan oleh masyarakat.
"Saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada bapak Menteri yang telah memberikan bantuan ini, kami harapkan bisa jadi contoh bagi desa-desa lain di seluruh Kabupaten Kapuas," pungkasnya.
Baca Juga: Kampus Berperan Dorong Evolusi Kewirausahaan Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Link Resmi Simulasi TKA SD dan SMP 2026, Gratis untuk Persiapan Ujian
-
Ketika Ganti Oli Jadi Sesi Curhat: Kenapa Sih Enggan ke Bengkel Resmi?
-
Danantara Bakal Ikut Kelola Dana Haji, UU BPKH Siap Digodok Ulang
-
John Herdman Harus Lirik 4 Bintang Persib Bandung Ini untuk FIFA Series 2026
-
PPPK Paruh Waktu Apakah Dapat THR 2026? Simak Penjelasan dan Aturannya
-
BEI Bidik 50 Ribu Calon Investor Masuk di Pasar Modal Syariah, Ini Strateginya
-
Kim Seon Ho Siap Gelar Fan Meeting Lagi di Indonesia, Cek Harga Tiket dan Benefitnya
-
Baznas Tetapkan Nisab Zakat 2026 Naik 7 Persen, Ini Alasannya
-
Ancaman Pelarangan Vape Dinilai Bisa Matikan UMKM dan Ratusan Ribu Lapangan Kerja
-
Sampah Kiriman Penuhi Pantai Kedonganan Bali