Metro, Suara.com- Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menargetkan satu desa satu pendamping desa. Dalam tujuh tahun terakhir peran pendamping desa terbukti efektif dalam membantu percepatan pembangunan desa.
Hal tersebut disampaikan Gus Halim dalam pertemuan pendamping desa se-Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Kamis (1/9/2022).
"Makanya target saya adalah RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) 2025-2045 itu harus satu desa satu pendamping lokal desa" kata Gus Halim.
.
Gus Halim menjelaskan, pendamping desa merupakan salah satu pilar dari pembangunan desa yang posisinya berada di bawah menteri dan birokrasi. Berbeda dengan pendamping-pendamping lainnya yang sektoral, tugas pendamping desa lebih holistik dan general.
“ Apapun yang berkaitan dengan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, maka di situlah tugas utama dari pendamping desa,” tandasnya.
Menurutnya perbedaan pendamping desa dengan pendamping lainnya berada pada sistem kerja. Sebab, pendamping desa tidak mengenal jam kerja. Lebih lanjut, Gus Halim menegaskan bahwa semua urusan mulai dari pendidikan, kesehatan dan lainnya dikerjakan pendamping desa sejak pagi sampai malam.
"Saya di mana-mana ngomong ayo sandingkan kinerja pendamping desa dengan pendamping selain pendamping desa. Saya jamin pendamping desa jauh lebih optimal," ujar Gus Halim.
Oleh sebab itu, selain menargetkan satu desa satu pendamping desa, Gus Halim juga akan terus meningkat kapasitas dan kualitas. Salah satunya, Ia ingin semua pendamping desa dari tingkat lokal desa sampai ke tingkat provinsi mengikuti sertifikasi.
Menurutnya, sertifikasi akan memberikan kepastian kompetensi akan kualitas pendamping. Disamping itu, sertifikasi juga akan memberikan pengakuan atas profesi pendamping desa sekaligus memberi peluang untuk mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang layak.
"Seluruh biaya sertifikasi untuk pendamping lokal desa harus ditanggung Kemendes PDTT. Sedangkan untuk TA kabupaten bayar sendiri. Target utama saya adalah pendamping desa semakin eksis dan sejahtera," pungkasnya.
Baca Juga: Nilai Gotong Royong Indonesia Jadi Komitmen EdWG G20 untuk Pemulihan Sektor Pendidikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
John Herdman Puji Habis-habisan Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts and Nevis, John Herdman: Jangan Cepat Puas!
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah