Metro, Suara.com- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terus memperkuat rantai pasok industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar).
Hal tersebut disampaikan Direktur Manajemen Industri Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun Anujuprana saat kegiatan “Membangun Branding dalam rangka Peningkatan Rantai Nilai Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif” di Mountain Breeze Clubhouse Kabupaten Bandung.
Anggara menyampaikan kegiatan rantai pasok difokuskan kepada 5 Destinasi Super Prioritas dan diperluas tahun depan ke Kabupaten Bandung.
“Sehingga pada kegiatan ini, kami akan melaksanakan upskilling untuk SDM UMKM untuk persiapan melakukan temu bisnis. Mendiskusikan kebutuhan hotel yang harus dipenuhi antara lain kualitas, kuantitas, delivery, sistem pembayaran, dan matchmaking. Serta dalam kegiatan ini kami melakukan coaching clinic kepada UMKM untuk kegiatan temu bisnis,” kata Anggara Hayun.
Anggara juga berharap penguatan rantai pasok di Kabupaten Bandung akan dapat menghasilkan kemitraan rantai pasok berkelanjutan antara UMKM dan hotel.
Anggota Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menyampaikan rantai pasok selama ini menggunakan sistem industri dari hulu ke hilir tetapi tidak melihat bagaimana cara menyelamatkan perajin seperti perajin batik di sisi hulu.
Contohnya seperti Pak Dede pernah memamerkan sebuah produk ‘Gobang, Golok Sunda’ sebagai senjata Kerajaan Padjadjaran dipamerkan di Konferensi Asia Afrika. Untuk memperkenalkannya perlu sebuah narasi produk dimaksud sehingga ada respons orang asing terhadap produk tersebut,” kata pria yang akrab dipanggil Dede Yusuf itu.
Dede Yusuf berharap rantai pasok dapat ditangani oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
“Apakah di Kabupaten Bandung sudah dipikirkan rantai pasoknya? Pikirkan juga hulunya dan diharapkan terjalin kemitraan yang baik antara hulu dengan hilir,” kata Dede Yusuf.
Baca Juga: Festival Danau Poso 2022, Motivasi Kebangkitan Ekonomi Sulteng
Sementara itu Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno lewat pernyataannya di Jakarta, Senin (5/9/2022) mengatakan, rantai pasok industri pariwisata dan ekonomi kreatif diperlukan dalam membangun dan mengembangkan ekosistem pariwisata di Kabupaten Bandung.
“Penguatan rantai pasok ini melibatkan berbagai pihak mulai dari hulu hingga hilir sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat, karena semuanya berkesempatan menghadirkan peluang usaha dan lapangan kerja,” kata Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bos Go Ahead Eagles Pasang Badan untuk Dean James, Sebut NAC Breda Ketakutan Degradasi
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
Kim Sejeong Resmi Tinggalkan Jellyfish Setelah 10 Tahun, Bakal Gabung BH?
-
Batu Beterbangan di Jalur Mudik Bandrex: Kaca Mobil Pecah, Pria Misterius Bikin Warga Garut Histeris
-
Vivo X300s Gegerkan Pasar: Kamera 200MP, Baterai 7100mAh, Fitur Super Lengkap
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Film Peaky Blinders: The Immortal Man, Lebih Personal Kendati Melelahkan
-
Malam Horor di Cikidang: Terjebak 9 Jam! Bau Kopling Terbakar dan Tangis Anak Pecah di Antrean