Metro, Suara.com- Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur gelar pemutakhiran data cagar budaya SK Menteri di Kota Surabaya, salah satunya Gedung Kantor Pusat PTPN XI Surabaya Jumat (2/9).
Rizki Susantini arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur mengatakan pada Tahun 2022 ini kami melakukan pemutakhiran data untuk cagar budaya SK menteri salah satunya Gedung PTPN XI.
"Gedung ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi" , ujar Rizki"
Tim melakukan pengukuran berdasar sketsa gambar bangunan yang sudah ada sebelumnya dan menambah sketsa gambar.
"Gedung ini sangat luar biasa dibangun dengan perhitungan yang sangat teliti memperhatikan seluruh aspek, bahan baku hingga sirkulasi udara dalam gedung, dan satu hal yang membuat kami sangat respek terhadap pengelola gedung ini bahwa gedung ini masih dilestarikan dirawat dengan baik sehingga gedung ini masih terpelihara hingga saat ini", jelasnya seusai kegiatan.
Pihaknya berpesan agar manajemen PTPN XI tetap merawat gedung yang memiliki kekayaan sejarah.
"Harapan kami kepada pengelola gedung PTPN XI, agar terus merawat gedung ini karena merupakan satu aset obyek yang tidak ternilai harganya bagi sejarah bangsa Indonesia dimana dimulai dengan perkebunan yang dikelola perusahaan Belanda di gedung ini", tutup Rizki.
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) adalah unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang pelestarian cagar budaya yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Kebudayaan.
BPCB bertugas melaksanakan pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya dan yang diduga cagar budaya yang berada di wilayah kerjanya. Adapun fungsi dari BPCB adalah melaksanakan penyelamatan dan pengamanan, zonasi, pemeliharaan, pengembangan, pemanfaatan, dokumentasi dan publikasi, pelaksanaan kemitraan di bidang pelestarian cagar budaya dan yang diduga cagar budaya.
Baca Juga: Di Forum Perpustakaan Jalur Sutra,Kepala Perpusnas Paparkan Transformasi Perpustakaan Digital
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
KAI Tambah Kereta Eksekutif KA Sindang Marga Akomodir Libur Tahun Baru Islam 1448 H
-
Demo di Kementerian Imipas, Massa Tuntut Audit Penerbitan KITAS WNA
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Kantor Didemo Ratusan Warga, Ketua LIRA Kepri Akhirnya Buka Suara