Metro.Suara.com - Selama dua hari, Selasa-Rabu (6-7/9/2022) pihak Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengadakan pemeriksaan senjata api (senpi) para anggotanya.
Dari informasi yang dikumpulkan pada Kamis (8/9/2022), pemeriksaan senjata api para personel polisi di polres itu, dilakukan setelah adanya kejadian polisi tembak polisi di wilayah Polres Lampung Tengah, Minggu (4/9/2022) lalu.
Maka, pemeriksaan itu dilakukan untuk mengantisipasi tidak adanya penyalahgunaan senpi, serta sebagai salah satu bentuk pengawasan kepada personel yang dipinjam pakaikan senpi dinas organik.
Pemeriksaan senpi organik dilakukan Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Tubaba pada Selasa dan Rabu sejak pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Pemeriksaan dipimpin langsung Kasi Propam Polres Tuba, Ipda Hermanto dan Kasubag Log, AKP Ahmad Cik Wijaya.
Hermanto mewakili Kapolres Tubaba AKBP Sunhot P Silalahi, menerangkan total 81 personel yang dipinjampakaikan senpi dinas. Mereka terdiri dari para kabag, kasat, perwira polres, kapolsek, dan bintara, baik yang berdinas di polres maupun di polsek.
Pengecekan meliputi masa berlaku Surat Izin Membawa dan Menggunakan Senjata Api (SIMSA), kebersihan, serta laik tidaknya senpi yang dipegang personel.
Dari pemeriksaan selama dua hari itu, didapati hasil bahwa tujuh pucuk senpi disita dan diamankan di gudang logistik karena masa berlaku SIMSA habis. Senpi baru boleh diambil sampai sampai yang bersangkutan selesai memperbarui SIMSA.
Pemeriksaan senjata api milik personel Polri juga dilakukan di sejumlah daerah, seperti Polres Tulang Bawang dan Polresta Bandar Lampung. (*)
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral