Metro.Suara.com - Nasib menyedihkan dialami DB, seorang dokter yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Korban yang merupakan dokter sebuah rumah sakit di Bandar Lampung itu dianiaya oleh suaminya.
Warga Natar, Lampung Selatan, itu kemudian mengadukan kekerasan yang dialaminya ke Mapolsek Natar.
Menurut korban dalam keterangan resminya pada awak media, yang dikutip pada Senin (12/9/2022), penganiayaan yang dialaminya berawal dari pertengkarannya dengan sang suami sejak Kamis (25/8/2022) lalu.
“Puncaknya pada Minggu sekitar pukul 16.30 WIB. Waktu itu saya mau pergi beli obat buat anak dan saya suruh anak saja izin ke suami bilang mau beli obat. Dia (suami DB) bilang gak usah balik lagi,” kata DB menirukan kata-kata suaminya.
Setelah sang suami berkata demikian, DB masuk ke rumah kembali namun justru terjadi cekcok antara mereka. Bahkan, sang suami sampai membanting rak di depan ruangan tamu.
“Terjadilah keributan di situ, cekcok sampai akhirnya saya ditendang paha kanan, jatuh pas itu lagi gendong anak, di situ saya marah karena anak saya hampir terkena ujung lemari baju,” jelasnya.
DB menambahkan, KDRT yang dilakukan oleh suaminya itu tidak hanya sampai disitu bahkan jilbab yang dia kenakan ditarik oleh suaminya. BD sempat ganti jilbab dan ditaruh di tempat cucian kemudian ganti jilbab dan masuk ke kamar. Namun DB ditarik lagi jibabnya dan dianiaya.
“Saya keluar ditarik lagi jilbabnya sampai akhirnya saya pindah di ruang tamu, saya dipukul kepala bagian belakang dan ditendang kaki kiri saya dan dia juga ada berkata kata kasar sama saya,” kisahnya.
DB lalu melakukan visum dan melaporkan penganiayaan itu ke polisi. Namun ia menyayangkan jika laporannya itu sudah dua pekan belum ada perkembangan. Bahkan, Kapolsek Natar, Kompol Enrico Donald Sidauruk, saat dikonfirmasi awak media, belum menjawab untuk memberikan keterangan. (*)
Baca Juga: Masrul Kaget Temannya Tewas di Musala, Sempat Mengeluh Sakit Dada
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard