Metro.Suara.com - Aksi geng motor dan tawuran antargeng kerap terjadi di lampung dan kian hari kian mengkhawatirkan. Mereka bahkan banyak yang masih berada bawah umur dan kerap merusak serta menimbulkan korban.
Sebagai upaya mencegah terjadinya tawuran dan perang antargeng motor, polisi terus melakukan razia di setiap wilayah yang dianggap rawan atau rentan terjadi tawuran antargeng motor.
Hasilnya, hingga Selasa (13/9/2022) dinihari polisi menangkap ratusan pelajar anggota geng motor di Bandar Lampung. Mereka ditangkap karena disinyalir akan tawuran antargeng.
Polisi menangkap ratusan anggota geng motor itu di salah satu kafe di wilayah Kecamatan Sukarame, saat merayakan HUT SMKN 5 Bandar Lampung. Polisi yang mendapat informasi akan terjadi tawuran usai perayaan hari jadi SMKN 5 Bandar Lampung segera mendatangi kafe tersebut.
Dari para pelajar yang ditangkap, empat orang kedapatan membawa senjata tajam berupa celurit dan pedang.
Menurut Kapolsek Sukarame Kompol Warsito, ada sebanyak 259 orang kebanyakan pelajar yang ditangkap. Turut pula disita 150 unit motor, satu pedang, dan tiga celurit.
“Aksi kumpul pelajar itu didapati informasi sudah sepekan lalu. Kami kemudian melakukan upaya pencegahan, karena didapati informasi mereka hendak tawuran,” kata Warsito dalam keterangan resminya pada awak media.
Sementara menurut Kepala Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Aria Putra, razia dilakukan untuk mengantisipasi tindakan kejahatan kenakalan remaja berupa tawuran. Para pelajar yang diamankan masih didata.
“Terkait senjata tajam, mereka nanti akan diperiksa lebih lanjut. Ada empat orang yang kedapatan membawa celurit dan parang,” papar Dennis kepada media yang dikutip pada Selasa (13/9/2022) malam. (*)
Baca Juga: Desa Wisata Pentagen Jambi Pasarkan Taman Wisata Air dan Kerinci
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ketika Film Cerita Lila Menjadi Cerminan Luka Masa Kecil
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
3 Zodiak Paling Hobi Overthinking, Sering Kepikiran Hal Sepele
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
5 Pelembap Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review Jujur Pengguna
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Kematian Steven Arya di Langkat
-
Ulasan Drama Taxi Driver, Keadilan Hukum di Balik Taksi Mewah Misterius