Metro.Suara.com - Hasil laga matchday kedua fase grup Liga Champion 2022/2023 semakin seru. Pada Rabu (14/9/2022) dini hari, Liverpool menumbangkan Ajax Amsterdam di kandang dengan hasil 2-1.
Kemenangan The Reds diraih berkat gol Mohamed Salah dan Joel Matip dan gol Ajax dicetak Mohammed Kudus.
Dari kemenangan itu, Liverpool kini ada di peringkat dua Grup A Liga Champion dengan poin tiga. Sementara Ajax ada diposisi ketiga meski poinnya sama dengan Liverpool.
Berikut susunan pemain Liverpool dan Ajax Amsterdam:
Liverpool (4-3-3): Alisson, Trent Alexander-Arnold, Joel Matip, Virgil Van Dijk, Kostas Tsimikas, Harvey Elliott, Fabinho, Thiago Alcantara, Mohamed Salah, Diogo Jota, Luis Diaz.
Pelatih: Jurgen Klopp
Ajax Amsterdam (4-2-3-1): Remko Pasveer, Devyne Rensch, Jurrien Timber, Calvin Bassey, Daley Blind, Edson Alvarez, Kenneth Taylor, Dusan Tadic, Steven Berghuis, Steven Bergwijn, Mohammed Kudus.
Pelatih: Alfred Schreuder
Jalannnya pertandingan
Baca Juga: Rasuna Said Ada di Google Doodle Hari Ini, Sosok Pahlawan Perempuan Hebat
Pertandingan berjalan sengit setelah kedua tim bisa mencetak gol di babak pertama. Meski demikian, pada babak kedua Liverpool bermain lebih agresif dan kian berkembang. Hasilnya, satu gol tambahan tercipta lewat Joel Matip pada menit ke-89.
Bermain di Stadion Anfiled, Liverpool mempu mencetak poin di papan skor melalui Mohamed Salah pada menit ke-17. Ajax mampu membalas lewat Mohammed Kudus pada menit ke-27, hingga Matip membawa Liverpool memenangi pertandingan dengan skor 2-1.
Pada babak pertama, Liverpool yang bermain di depan pendukungnya sendiri berhasil mendominasi pertandingan. Serangan-serangan pasukan Jurgen Klopp tak terbendung oleh pertahanan Ajax Amsterdam.
Namun Ajax disiplin dalam bertahan, meski akhirnya jebol setelah terkena serangan balik cepat Liverpool. Salah melepaskan tembakan keras yang tidak bisa dihalau Remko Pasveer kiper Ajax. Tak mau dipecundangi dikandang lawan, Ajax kian agresif dan membalas gol melalui tendangan Kudus.
Bermain imbang pada babak pertama membuat The Reds tak mau kehilangan muka di hadapan fans nya. Pelatih Klopp memasukkan Darwin Nunez dan Roberto Firmino untuk menambah daya gedor serangan.
Masuk sepertiga akhir pertandingan, kedua tim bermain lebih terbuka dan saling jual beli serangan. Akan tetapi, Liverpool yang bermain lebih agresif justru gagal memanfaatkan banyak peluang emas, hingga tandukkan Matip menjebol pertahanan Pasveer. (*)
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan