Metro.Suara.com - Dua warga Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, ditangkap jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara atau Ditpolairud Polda Lampung, karena menambang pasir di aliran Sungai Pegadungan yang ada di wilayah Desa Rantau Jaya Ilir, Kecamatan Rumbia, secara ilegal.
Bersama para tersangka bernama Wahyudin (42) dan Zarkowi (36), polisi juga menyita sejumlah barang bukti kejahatannya. Antara lain dua buah kapal tongkang, sejumlah peralatan dan dua mesin penyedot pasir dari dalam aliran sungai, hingga 18 kubik pasir hasil penambangan ilegal.
Saat dibawa ke markas Ditpolairud pada Selasa (20/9/2022) siang, kedua tersangka mengaku sudah selama dua tahun melakukan penambangan pasir ilegal.
“Pasir dari hasil tambang ilegal itu dijual kepada warga sekitar hingga ke luar kota, pasir dijual dengan harga di bawah rata-rata harga pasir pada umumnya dengan sistem pemesanan terlebih dahulu,” ungkap Direktur Direktorat Polairud Polda Lampung Kombes Sis Mulyono dalam keterangan resminya pada awak media.
Penangkapan kedua tersangka dilakukan setelah ada laporan masyarakat yang resah dengan praktik penambangan pasir ilegal di desa mereka, dan polisi masih mencari adanya tersangka lain dalam sindikat mereka.
Kedua tersangka dijerat pasal 158 UU RI nomor 3 tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda hingga Rp100 miliar. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang
-
Cesc Fabregas Tegaskan Bertahan di Como Usai Lolos ke Liga Champions
-
Paylater dan Normalisasi Utang Kecil-Kecil: Kebiasaan Baru Generasi Digital?
-
Kiandra Ramadhipa Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3 Junior, Siap Bangkit di Estoril
-
Perang Obor Jepara, Tradisi yang Terus Menyala
-
Erling Haaland Janji Norwegia Akan Tampil Kreatif dan Menghibur di Piala Dunia 2026
-
Emiten CASH Bidik Pertumbuhan Bisnis Pembayaran Digital Nasional
-
IHSG Diproyeksi Melemah Hari Ini, Simak Level Support Kritis dan Rekomendasi Saham Analis
-
Sentuhan Desain Italia dan Gaya Hidup Aktif Bertemu dalam Konsep Gerai Premium di Bekasi
-
Kabar Cedera Jay Idzes di Pekan Penutup Serie A dan Dampaknya Jelang Gabung Timnas Indonesia