Metro.Suara.com - Usai menembak Aipda Ahmad Karnain, tersangka Aipda Rudi Suryanto kemudian pulang ke rumah dan memanggil adik-adiknya serta istrinya. Kepada mereka tersangka menceritakan bahwa dirinya baru saja menembak polisi. Istri tersangka pun langsung pingsan begitu mendengar tersangka baru menembak orang.
Lalu tersangka sempat ditelepon Kasi Propam Polres Lampung Tengah Eko Hery Susanto, untuk membuat laporan tentang kematian Aipda Ahmad Karnain.
Tersangka tidak langsung melakukan perintah atasannya itu, namun justru menelpon Aiptu Waluyo selaku Kanit Provos Polres Lampung Tengah dan menyatakan dirinya yang menembak korban. Tersangka lalu ditangkap di rumahnya pada Senin dinihari.
Hal itu terungkap saat polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan Aipda Ahmad Karnain, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Tersangka yang juga merupakan anggota polisi, Aipda Rudi Suryanto, Pejabat sementara (PS) Kanit Provos Polsek Way Pengubuan.
Menggunakan rompi oranye, tersangka Rudi memeragakan 21 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan itu. Dari rekonstruksi terungkap fakta baru, yakni tersangka Rudi yang tadinya mengaku menembak korban dengan spontan, ternyata diketahui sudah merencanakan pembunuhan itu.
Menurut Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya dalam keterangan resminya yang dikutip pada Rabu (7/9/2022) mengatakan, rekonstruksi dilakukan di empat TKP (tempat kejadian perkara).
Berikut kronologi lengkap pembunuhan Aida Ahmad Karnain:
1. Peristiwa pembunuhan bermula saat tersangka yang merupakan Pejabat Sementara Kanit Provos sekaligus Kanit SPKT Polsek Way Pengubuan ditelfon sang istri saat sedang piket di kantornya. Kepada tersangka sang istrinya mengeluhkan sakit demam
2. Tersangka langsung meminta izin untuk pulang pada rekan-rekannya yang lain.
Baca Juga: Siapa Mau Beli Manchester United? Keluarga Glazer Patok Harga 3,75 Miliar Pound
3. Saat diperjalanan, tersangka justru terus teringat wajah korban karena masalah dendam lama.
4. Seharusnya tersangka langsung pulang, ke rumahnya di Desa Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, namun malah membelokkan motor ke arah rumah korban.
5. Korban sempat berhenti di sebuah kebun kosong dan menembakkan sebutir peluru untuk meluapkan emosinya. Hal itu juga dilakukannya untuk mencoba apaka senjatanya berfungsi (dari sini terkuak fakta bahwa pembunuhan itu sudah direncanakan tersangka)
6. Sebelum sampai rumah korban, tersangka sempat mengisi bensin di sebuah SPBU.
7. Begitu sampai di depan rumah korban, tersangka memanggil korban dan begitu mendekat tersangka menembaknya dari luar gerbang.
8. Korban yang tertembak dibagian dada kiri sempat berlari masuk rumah, namun rebah di hadapan istri dan anak-anaknya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate