Metro.Suara.com - Sudah terancam pidana mati, dipecat pula sebagai anggota Polri. Itulah nasib yang harus ditanggung Aipda Rudi Suryanto (RS), personel Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah yang menembak rekannya sendiri, Aipda Ahmad Karnain (AK), hingga meninggal dunia.
Pada Jumat (16/9/2022), RS mengikuti upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) di lapangan Mapolres Lampung Tengah. Pada upacara PTDH yang dipimpin Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya itu, RS tampak memakai seragam polri.
RS dipecat dari kepolsiian akibat menembak mati rekan sesama anggota Polri Aipda AK, seorang Bhabinkamtibmas Polsek Way Pengubuan, karena merasa tersinggung terhadap korban yang dianggap sering membuka aib keluarganya.
RS sebelumnya juga sudah menjalani sidang kode etik yang digelar di Aula Admani Wedhana Polres Lampung Tengah, dengan menghadirkan 28 orang saksi, 11 diantaranya masyarakat sipil, pada Rabu (8/9/2022) lalu.
Doffie mengatakan, berkas perkara kasus tersebut telah dilimpahkan tahap 1 ke pihak Kejaksaan Negeri Lampung Tengah pada hari yang sama saat sidang kode etik, yakni pada Rabu (8/9/2022).
PTDH kepada RS, menurut Doffie, dilakukan sebagai efek jera anggota. Terkait penggunaan senjata api bagi anggota, para personel harus melalui berbagai persyaratan adminstrasi dan test psikologi.
“Kami rutin memberikan pembekalan dan penguatan mental. Kemarin juga kami baru menyelenggarakan bimbingan mental, dengan menghadirkan para tokoh agama, masing masing agama,” jelasnya.
RS dikenakan pasal 340 subsider 338 KUHPidana tentang pembunuhan berencana. Ia diancam pidana penjara seumur hidup hingga hukuman mati. (*)
Baca Juga: Daftar Lengkap Pejabat Unila yang Diperiksa KPK Dalam 2 Hari, Terkait Kasus Suap Rektor Karomani
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Awas Macet! Ribuan Aparat Gabungan Kawal Demo Mahasiswa Hari Ini: DPR hingga Monas Dijaga Ketat
-
Semarang Diguyur Hujan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspadai Cuaca Tak Menentu
-
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 15 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri24
-
Eks Karyawan Kafe di Bandar Lampung Gasak Uang Operasional Demi Judol
-
Piala Dunia 2026: Winger Man United Jadi Pahlawan Kemenangan Pantai Gading Kalahkan Ekuador
-
Simpang Siur Kabar Perempuan Lingkungan Pesantren di Riau Melahirkan Tanpa Lelaki
-
Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!
-
Monopoli dan Insiden Keracunan: 18 SPPG di Tulungagung Disetop Paksa
-
5 Serum Peptide untuk Rawat Kulit Keriput, Nomor 1 Rekomendasi Dokter
-
BI Bongkar Jamu Kuat yang Bikin Rupiah Perkasa, Bisa Jadi Daya Tarik Investor?