Metro, Suara.com- Empat produk kerajinan Provinsi Lampung menang pada lomba produk unggulan berpotensi dalam acara pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) pusat.
Pemenang lomba produk unggulan berpotensi disampaikan Ketua Dewan Juri Hesti, pada penutupan Kriyanusa 2022, di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (25/9/2022) sore.Penutupan Kriyanusa 2022 dilakukan oleh Ketua Pelaksana Liza Thohir, dihadiri Susana Masduki, Suparni Bahlil, Anna Plate, Hety Andhika. Juga dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Ketua Dekranasda Bali Putri Koster.
Empat produk unggulan berpotensi dari Lampung yaitu; Tapis Cantik Mulang Tiyuh; Kota Bandarlampung karya Hj. Siti Rahayu. Sulam Jelujur Pesawaran, karya Heni Kristyowati, Tapis Kapal, Lampung Selatan, karya Yanti dan Sulam Jelujur Pesawaran, karya Sumaryanti.
Menurut juri lomba produk unggulan berpotensi, kriteria penjurian diantarannya, produk orijinal, inovatis, marketability, keunikan desain.
Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga atas diraihnya prestasi tersebut.
"Alhamdulillah dari 22 pemenang lomba produk unggulan berpotensi, empat kerajinan Lampung menang merupakan kebanggaan bagi Provinsi Lampung," Ujarnya.
"Selama ini Deskranasda sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan pembinaan-pembinaan dan Dekranasda Kabupaten/Kota sudah menuai hasil, mudah-mudahan kedepan akan lebih baik lagi, "tambahnya.
Sebanyak 22 produk unggulan berpotensi yang menjadi pemenang Kriyanusa 2022 yaitu; Tenun Sunkit dari Kalbar, Tenun Sidan dari Kalbar, Outer Batik, dari DKI Jakarta, Cutting board juga dari DKI, Kain Tenun Sepang, Manggai Barat NTT, Bros Kulit Kerang Ukir dari NTTB, Tas Anyaman perak 925% dari Bali, Boks Anyaman Bili dari Aceh Besar, Tas Pesta Kombinasi Ulos dari Medan, Tapis Cantik Mulang Tiyuh dari Kota Bandarlampung karya Hj. Siti Rahayu Sulam Jelujur,karya Heni Kristyowati dari Pesawaran, Tapis Kapal, Lampung Selatan karya Yanti dan Sulam Jelujur, Pesawaran, karya Sumaryati, Syal Ombre dari Banten, Tas Kaban dari Kota Balik Papan. Tas Anyaman daun Lontar, Sulawesi Selatan,
Sarung selindang Songket Batik dari Sumatera Selatan, Kain Songket Nirmala dari Sumsel, Kain Tenun Gedong dari Jawa Timur, Kain Sutera Latar motif Materos dari Jawa Timur, Karpet Eceng Gondok dari Pasuruan Jawa Timur, Anting Kar dari Jawa Barat.
Sedangkan pemenang Lomba penataan stand dimenangkan oleh Dekranasda DKI Jakarta, Dekranasda Kalimantan Barat dan Dekranasda Kabupaten Aceh Besar.
Baca Juga: UNWTO: Sektor Pariwisata Global Berada dalam Mode Pemulihan di Tahun 2022
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka