Metro, Suara.com- Sebagai upaya mewujudkan Indonesia sebagai pusat produk halal dan kiblat fesyen muslim dunia.Bank Indonesia (BI) menggandeng Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) dan Indonesia Fashion Chamber (IFC) dengan dukungan mitra lainnya menggelar Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2022.
IN2MOTIONFEST 2022 akan dilaksanakan pada 5 – 9 Oktober 2022 secara hybrid (daring dan luring) bertempat di Assembly Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta. IN2MOTIONFEST 2022 mengusung tema “Local Product, Global Look”, mengangkat kearifan lokal busana modest fashion, yang kental dengan wastra dan kain lokal nusantara.
Asisten Deputi Kemitraan dan Perluasan Pasar Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Fixy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/9) mengatakan karya-karya fesyen muslim terbaik hasil kreativitas dan produktivitas pelaku UMKM di Indonesia dengan inovasi dan kualitas yang tidak kalah dengan desainer luar negeri perlu diberi panggung yang lebih luas lagi.
"Melalui IN2MOTIONFEST diharapkan para desainer anak bangsa siap bersaing di pasar global dan gaung IN2MOTIONFEST ini bisa terdengar ke seluruh pelosok negeri dan didukung bersama oleh seluruh stakeholder industri modest fashion tanah air,"ujarnya.
Rangkaian kegiatan IN2MOTIONFEST terdiri dari pameran dagang berstandar internasional, fashion show, kompetisi, talkshow, business matching, dan forum diaspora.
Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Ita Rulina mengatakan IN2MOTIONFEST merupakan upaya bersama untuk mendorong sektor industri halal Indonesia khususnya di sektor modest fashion agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.
“Kami berharap IN2MOTIONFEST yang mengedepankan penggunaan wastra nusantara dan kain lokal, akan menjadi pengungkit sektor fashion Indonesia dengan keterlibatan aktif para aktor di setiap lini ekosistem fashion dari hulu ke hilir,” ujarnya.
Melalui kolaborasi yang semakin masif ini, kata dia, ditargetkan misi Indonesia terwujud untuk menjadi pusat inspirasi dan produksi fesyen muslim dunia sehingga industri fesyen muslim dapat mendorong pemulihan perekonomian nasional.
Sementara itu Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC), mengatakan sesuai tema yang diangkat, IN2MOTIONFEST mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal untuk menggerakkan perekonomian lokal dengan mengacu pada inspirasi tren global.
Baca Juga: Kemenag Gelar Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah 2022
“Seperti halnya pemakaian wastra nusantara yang menjadi keunggulan dan membedakan produk fesyen muslim Indonesia dengan negara lainnya untuk berkiprah di pasar global. Kekuatan lokal ini sejalan pula dengan prinsip sustainable fashion dan gaya hidup halal dan thayyib,” katanya.
IN2MOTIONFEST 2022 sebagai etalase produk-produk fesyen muslim unggulan Indonesia yang inovatif dan siap untuk merambah pasar global akan dirangkai dengan fashion show yang menampilkan 163 desainer fesyen dan jenama aksesoris.
Guna memperlihatkan keragaman produk fesyen muslim dan aksesoris Indonesia, kategori yang diangkat meliputi ready to wear, deluxe & street wear, office wear & cocktail wear (semi formal), dan syar'i evening wear (baju pesta/formal).
Keseluruhan koleksi yang berjumlah 1.256 looks merupakan karya jenama dan desainer yang mewakili berbagai asosiasi fesyen, yakni Indonesia Fashion Chamber (IFC), Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesian (APPMI), Ikatan Perancang Busana Muslim (IPMI), serta anggota IKRA sektor fesyen dan aksesoris.
Selain itu ada UMKM binaan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Ada pula perwakilan dari sekolah-sekolah mode di Indonesia, antara lain Islamic Fashion Institute, ESMOD Jakarta, Telkom University, Institut Kesenian Jakarta, LPTB Susan Budihardjo Jakarta, Sekolah Tinggi Desain Inter Studi, BINUS Nothumbria School of Design, BUNKA School of Fashion, Universitas Kristen Maranatha, ISWI Fashion Academy, SMKN 3 Malang, dan SMK NU Banat Kudus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!
-
RI Masih Dapat Berkah dari Geopolitik, Investasi Tetap Mengalir Rp1.010,6 T di Semester I
-
Indonesia Masuki Era Penduduk Menua, Lansia Butuh Banyak Rumah Sehat
-
Breakingnews! Selat Hormuz di Ambang Lumpuh Total
-
Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik
-
5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat
-
Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik
-
5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point
-
ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia
-
Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan