Metro, Suara.com- Arkamaya Sembung di Yogyakarta adalah destinasi yang mengusung konsep resort one stop healing. Tidak hanya menyajikan layanan menginap, tetapi juga terintegrasi dengan hiburan di alam bebas, eco petualangan dan eduwisata. Di sini wisatawan juga dapat menikmati indahnya sunrise.
CEO Arkamaya Sembung, Bryan Yoga Kusuma menjelaskan bahwa pembentukan konsep Arkamaya Sembung sebagai wujud komitmen pihaknya dalam mendukung pemerintah mewujudkan kebangkitan ekonomi pascapandemi.
“Penggabungan UMKM dan penginapan Arkamaya Sembung di desa wisata ini merupakan komitmen nyata kami dalam membantu pemerintah menyukseskan pemulihan ekonomi pasca pandemi khususnya pada sektor pariwisata,” ujar Yoga.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif(Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi hadirnya Arkamaya Sembung Yogyakarta ssbagai destinasi yang mengusung wisata berkualitas dan berkelanjutan lingkungan.
Hal tersebut dikatakan Sandiaga saat mengunjungi Arkamaya Sembung, Sabtu (1/10/2022). Sandiaga terkesan dengan inovasi layanan kekinian yang diusung oleh Arkamaya Sembung.
“Karena baru dibuka pada 1 Juni 2022, saya pertama datang terus terang ekspektasinya tidak terlalu tinggi tapi begitu nyampe wow, ini kesan yang luar biasa dikerjakan dengan serius. Saya salut karena Arkamaya mengutamakan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan lingkungan, yang akan membantu kita menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun 2022 ini dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024,” kata Menparekraf.
Kehadiran Arkamaya Sembung dikatakan Sandiaga menjadi salah satu ekosistem pendukung penyelenggaraan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 yang akan berlangsung di Yogyakarta.
“ATF ini skalanya besar, dan akan mengundang menteri-menteri pariwisata dan juga kemungkinan dari kementerian lainnya tingkat ASEAN dan negara sahabat ke Yogyakarta, dan Arkamaya ini bagian dari ekosistem yang akan mendukung baik destinasi wisata dan juga UMKM,” pungkas Sandiaga.
Baca Juga: Sandiaga Sebut Singapura Pasar Strategis Sektor Parekraf Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Natalius Pigai Minta Anggaran Bangun Kantor, DPR Nada Tinggi: Ini Beban, Negara Sedang Krisis!
-
Massa Demo Mahasiswa dan Ojol Bersatu Lawan Barikade TNI-Polri Menuju Bundaran HI
-
Letusan Berkali-kali Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada Bahaya Ini
-
Krisis 1998 dan Pentingnya Kepemimpinan di Masa Sulit
-
Terancam Terusir, 71 Jiwa Penghuni Rusun Kemensos Belum Kantongi Kepastian Tempat Tinggal Baru
-
Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!
-
Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan
-
Justin Hubner Resmi Mualaf Jelang Nikahi Jennifer Coppen
-
Kemarau Panjang Mengintai, Penyakit dari Flu, Iritasi Mata hingga Dehidrasi Ancam Warga Bantul