Metro, Suara.com-Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie OFP mengapresiasi peluncuran ‘Simolek Edutainment’ guna memperluas layanan literasi keuangan dengan cara yang mudah dimengerti masyarakat.
Menurutnya, separuh pengakses jasa keuangan masih belum memahami mekanisme yang legal maupun yang ilegal. Sehingga, dibutuhkan upaya ekstra pemerintah dan seluruh stakeholder dalam memberikan edukasi tentang hal itu.
Hal tersebut dikatakanya dalam acara Edukasi Keuangan bagi Masyarakat Keuangan dan Launching Simolek Edutainment di Karanganyar, Minggu (23/10/2022).
"Data menunjukkan 78 persen penduduk Indonesia atau 8 dari 10 orang terlayani jasa keuangan. Secara inklusi, dari delapan orang itu, hanya empat saja yang paham tentang layanan. Sehingga, ada gap yang cukup besar," kata Dolfie.
Ia menilai jurang pemisah terlalu besar antara masyarakat melek informasi jasa keuangan dengan pengguna layanannya, tak boleh dibiarkan saja. Kasus penipuan dan rentenir berkedok pinjaman mudah dan cepat, menunjukkan fakta bahwa pengguna jasa keuangan tak seluruhnya memahami legalitas.
Karena itu, ia berharap dengan SiMolek Edutainment, pemerintah dapat bekerja sama dengan komunitas seni budaya setempat untuk menyelenggarakan kegiatan literasi dan edukasi keuangan yang dikombinasikan dengan hiburan. Peluncuran Simolek, lanjutnya, merupakan salah satu upaya tepat.
“Kami berterimakasih kepada OJK yang mengambil inisiatif untuk memperluas edukasi kepada masyarakat dan literasi keuangan melalui peluncuran Simolek pada hari ini, sehingga masyarakat dapat membedakan mana jasa keuangan yang legal, mana jasa keuangan yang ilegal, dan kalau sudah tertipu bagaimana cara mengatasinya,” Kata politisi PDI Perjuangan tersebut.
Simolek Edutainment berupa mobil edukasi dan entertainment untuk mengunjungi tempat yang sulit dijangkau. Mobil ini diharapkan mampu meminimalisir hambatan geografis, demografis, dan hambatan infrastruktur bagi masyarakat dalam memperoleh informasi dan pengetahuan terkait produk dan layanan lembaga keuangan.
Ketua OJK Mahendra Siregar meminta masyarakat pengguna jasa keuangan agar selektif memilih penyedia jasa. Bukan berarti proses cepat dan mudah pasti bermasalah. Bisa jadi, kemudahan itu yang ditawarkan lembaga keuangan legal. "Kalau ragu, silakan konsultasi ke OJK," katanya.
Baca Juga: Literasi Keuangan untuk UMKM di Medan, Tekankan Pentingnya Asuransi bagi Kelangsungan Bisnis
Ia mengatakan, pengguna jasa keuangan yang mengakses layanan secara sah dan legal mendukung perekonomian Indonesia. Melalui literasi keuangan, masyarakat dapat memilih layanan yang tepat dan sesuai kebutuhan. "Kalau terjebak di kegiatan yang tidak sah, sangat merisaukan," katanya.
Pada kesempatan tersebut Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyerahkan secara simbolis mobil Simolek Edutainment kepada Kepala OJK Solo Eko Yunianto, untuk selanjutnya dapat digunakan OJK bersama industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya di wilayah Solo Raya dalam pelaksanaan program edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Harapan Baru Pasca Musibah, Universitas Budi Luhur Beri Beasiswa Nusantara untuk Siswa Aceh Tamiang
-
Perangi Hoaks di Medsos, Puluhan Siswa SMKN 1 Cilegon Digembleng Ilmu Jurnalistik
-
Siapa Ahmad Nasuhi? Terpidana Korupsi Masjid Sriwijaya yang Kini Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Maut
-
QRIS BSB Mobile Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Ngeri! Kamp Timnas Swiss dan Norwegia di Piala Dunia 2026 Berada di Sarang Ular
-
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?
-
Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
-
Terdampak Rupiah Melemah, Baskara Putra Ngeri Harga Kebutuhan Makin Mahal
-
Bisakah Kanada Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali? Intip Kekuatan The Reds di Piala Dunia 2026