/
Senin, 31 Oktober 2022 | 12:58 WIB
Realisasi Belanja APBD Kota se Indonesia Tahun 2022 per 28 Oktober (Tangkapan Layar)

Metro, Suara.com- Kota Metro menempati  peringkat kedua dalam realisasi belanja APBD kota Se-Indonesia Tahun Anggaran (TA) 2022, dengan presentase realisasi belanja sebesar 70,20 persen per 28 Oktober 2022.

Urutan pertama kota dengan realisasi belanja APBD terebesar ditempati Kota Sukabumi dengan presentase realisasi belanja sebesar 72,06 persen dan diperingkat ke tiga diraih Kota Bandar Lampung dengan realisasi belanja sebesar 69,72 persen.

Data Pemutakhiran Laporan 51 Pemkot tersebut dikeluarkan oleh Ditjen Bina Keuangan dalam Rakor Pengendalian Inflasi di Daerah secara zoom meeting yang juga diikuti oleh sejumlah pejabat Kota Metro di Guest House Rumah Dinas Walikota, Senin (31/10/2022).

Pada rakor tersebut  Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memaparkan seputar Inflansi tahun kalender september 2022 yang tercatat sebesar 4,84%. Tito meminta agar pemerintah bersiaga dan menyiapkan kebijakan untuk meredam inflasi agar tidak semakin lebih buruk ke depannya.

Walikota Metro, Wahdi mengatakan Wahdi mengapresiasi laporan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat tersebut. 

“Saya meminta peran serta Bulog dalam hal ini agar tetap harus waspada dalam hal pangan, dan keikutsertaan program metro bangga beli (MB2) supaya dapat mendukung dengan memperhatikan beberapa komoditi bahan pangan dengan mengendalikan lonjakan harga sampai dengan Nataru (natal dan tahun baru) yang akan datang, guna tetap ada keterjangkauan harga dan tidak menimbulkan inflansi,"pesanya dalam Rakor tersebut.

Kepala BPKAD Kota Metro Zulpikri mengatakan bahwa laporan ini menunjukan bahwa Kota Metro memiliki perencanaan pendapatan dan kegiatan yang terukur serta realisasi yang sesuai dengan kas budgeting.

"Alhamdulillah capaian ini tentunya semua berkat peran serta dan kerjasama seluruh OPD di Kota Metro,"pungkasnya

Baca Juga: Sampai Akhir Oktober, DKI Baru Serap Setengah APBD 2022

Load More