Metro, Suara,com- Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker dan K3) Kementerian Ketenagakerjaaan, Haiyani Rumondang menyampaikan, kebutuhan akan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada tempat kerja memiliki peranan yang penting di tengah pesatnya perkembangan industrialisasi dan transformasi ekonomi Indonesia.
Haiyani menyebut, penerapan K3 di tempat kerja dapat menjadi acuan dalam perbaikan K3 serta memberikan pemahaman mengenai proses online pelayanan K3 terutama melalui portal TemanK3.
"Peningkatan kompetensi Ahli K3 juga akan memberikan informasi terbaru terutama pada pembaruan mengenai peraturan K3," ungkap Dirjen Haiyani ketika memberikan sambutan secara virtual pada kegiatan Peningkatan Kompetensi Ahli K3, di Bogor Jawa Barat, Rabu (2/11/2022).
Peningkatan Kompetensi Ahli K3 ini diikuti oleh 906 peserta melalui daring dan 25 peserta secara luring, sehingga total yang telah mengikuti kegiatan baik daring maupun luring sebanyak 6584 Ahli K3.
Selain itu menurut Haiyani, para Ahli K3 juga harus mampu meningkatkan kapasitasnya agar kualitas pembinaan K3 dapat berjalan dengan baik dalam memenuhi komitmen bersama untuk memenuhi peraturan yang ada, menciptakan tenaga Ahli K3, melaksanakan pelayanan yang prima.
"Semua Ahli K3 harus memberikan layanan prima dengan menjalin komunikasi, kolaborasi antara instansi yang membidangi ketenagakerjaan di pusat dan daerah," kata Haiyani.
Sementara Direktur Bina Kelembagaan K3, Heri Sutanto menambahkan, kompetensi Ahli K3 bertujuan untuk meningkatkan pemahaman regulasi dan kebijakan tentang K3 kepada para Ahli K3.
"Dengan menerapkan materi yang didapatkan selama peningkatan kompetensi ini dapat menjamin keberlangsungan usaha tempat kerja Ahli K3," pungkasnya.
Baca Juga: Kemnaker Terus Tingkatkan Pemahaman Pentingnya K3
Tag
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Ulasan The Auditors, Kisah Seru Tim Audit yang Bekerja Layaknya Detektif
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran