/
Sabtu, 05 November 2022 | 00:15 WIB
Nadiem Berbagi Inspirasi di AYF 2022 (Kemendikburistek)

“Beri para guru ruang untuk merdeka dalam mengajar, menerapkan pola baru yang menstimulasi kreativitas anak-anak. Lalu, beri kemerdekaan bagi murid untuk berkreasi dan berpikir kritis. Guru Penggerak kita ciptakan untuk menjadi pemimpin dalam mengelola menajemen sekolah, maka kami beri mereka kesempatan untuk memimpin sebagai kepala sekolah maupun pengawas. Mereka lebih berorientasi pada murid dan fokus pada tiga aspek (literasi, numerasi, survei karakter),” ajaknya.

Ia juga mengajak kaum muda untuk mengambil hikmah dari setiap perjalanan hidup. Seperti dirinya yang pernah mengenyam profesi di sektor swasta di mana di sana ia belajar tentang budaya transparansi serta semangat berinovasi dan beradaptasi. Oleh karena itu, ia mengimbau kaum muda untuk aktif terlibat dalam kebijakan yang diambil pemerintah.

Sementara di birokrasi, Nadiem mengaku Ia mendapatkan pembelajaran dari praktisi terbaik yang diyakininya mampu memperkaya wawasan, pengalaman dan pengetahuan. Menurutnya, ketika bekerja sama dengan para senior memerlukan kedekatan secara humanis. Mereka sedikit bicara cenderung lambat namun kaya akan pemikiran dan memiliki cara pandang yang luas. “Saya menikmati prosesnya dan (masih) belajar soal bagaimana mengelola hubungan yang harmonis dengan publik,” tekannya.  

“Kalian harus terbuka dengan ide dan masukan dari luar dan terbiasalah bekerja sama dengan siapapun karena pada akhirnya dalam sebuah pelayanan publik bukan soal uang yang menjadi isu utama tapi bagaimana ketika kita bisa mendekati publik sasaran agar apa yang kita upayakan dapat dirasakan manfaatnya bagi orang banyak,” pungkasnya..

Load More