Metro, Suara.com- Sebagai upaya mewadahi pengembangan prestasi talenta peserta didik di bidang bahasa dan literasi, Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) menyelenggarakan Festival Literasi Siswa Indonesia (FeLSI) 2022, 7 hingga 11 November 2022.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, (BSKAP), Anindito Aditomo menyampaikan festival literasi ini merupakan bagian penting dari Merdeka Belajar, di mana tujuan utamanya adalah mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi semua peserta didik.
“Dengan kegiatan seperti ini, siswa dengan beragam bakat dan minat, baik yang berbakat di bidang akademik, olahraga, seni, budaya, dan bahasa, semua mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berprestasi,” ujar Anindito saat membuka FeLSI 2022 secara daring, pada Senin (7/11).
Tidak hanya itu, kata Anindito, festival literasi ini juga menjadi bagian dari pengembangan karakter dalam menumbuhkan kebiasaan membaca dan menulis, sekaligus mencipta dan memahami segala sesuatu secara lebih komprehensif. Untuk itu, Anindito berharap para peserta festival ini bisa menjadi penggerak dan pelopor budaya literasi di sekolahnya masing-masing.
“Selamat atas terpilihnya karya adik-adik hingga bisa sampai tingkat nasional ini. Teruslah menulis cerpen (cerita pendek), membuat karya jurnalistik, membuat karya foto. Terus asah kemampuan Anda untuk menjadi versi terbaik dari diri Anda,” ucap Anindito.
Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana tugas (Plt.) Pusat Prestasi Nasional dan juga Kepala BPTI, Asep Sukmayadi dalam laporannya menjelaskan festival ini merupakan salah satu wadah pengembangan ajang talenta di bidang seni, bahasa, dan literasi yang diikuti oleh peserta didik jenjang SMA, MA, dan SMK.
FeLSI 2022 ini merupakan pengembangan dari lomba jurnalistik pada tahun 2020 dan dilaksanakan untuk kedua kalinya. Festival yang dilaksanakan secara daring ini digelar pada 7 hingga 11 November dengan tema ‘Pulih Bersama, Bangkit Perkasa’.
Masih dalam masa pandemi, FeLSI 2022 ini melombakan tiga cabang lomba yaitu lomba jurnalistik, fotografi, dan cerita pendek. Seleksi FeLSI ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu seleksi tahap I untuk memilih finalis dan seleksi II melalui presentasi dan wawancara.
Adapun jumlah siswa yang mendaftar sebanyak 4.051 siswa/karya dengan rincian 719 karya jurnalistik, 410 karya fotografi, dan 1.751 karya cerpen. Dari karya-karya tersebut telah terpilih masing-masing 25 karya untuk mengikuti tahap final/seleksi puncak. Peserta yang berpartisipasi pada kegiatan FeLSI 2022 berasal dari 54 SMA, 7 MA, dan 6 SMK dari 23 provinsi dan 54 kabupaten/kota.
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi
-
Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok
-
Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen