Metro, Suara.com- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo membuka Sosialisasi dan Konsultasi Publik Pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) di Kelurahan Karangrejo, Metro Utara, Rabu (9/11/2022)
Sosialisasi yang digelar di lokasi TPA ini selain dihadiri warga masyarakat sekitar turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kapolsek Metro serta Danramil Metro Utara, Tim Penyusun AMDAL dari Universitas Lampung serta Dinas PUTR selaku pemrakarasa kegiatan.
Plt Kadis PUTR Kota Metro Robby mengatakan Pemerintah Kota Metro berencana akan melaksanakan pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah beserta fasilitas pendukungnya di Kelurahan Karangrejo Kecamatan Metro Utara Kota Metro seluas 7,26 Ha dengan teknologi yang digunakan Sanitary Landfill dan berkapasitas 70 s.d 80 ton/hari sampah.
"Rencana pembangunan tersebut diperkirakan dapat menimbulkan dampak positif dan negatif terhadap lingkungan. Pemrakarsa akan mengantisipasi dampak tersebut melalui pendekatan teknologi, sosial dan institusi yang akan diuraikan lebih rinci dalam dokumen AMDAL,"ujarnya,
Robby menambahkan dikarenakan Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro belum memiliki Lisensi Komisi Penilai AMDAL (KPA), maka sebagai penilai dokumen AMDAL tersebut akan dilakukan oleh Komisi Penilai Amdal (KPA) Provinsi Lampung.
Fatoni salah seorang penyusun AMDAL menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 4 tahun 2021 tentang Daftar Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib Memiliki Amdal, UKL-UPL atau SPPL, dengan jenis kegiatan Pembangunan TPA Sampah dengan Sistem Controlled landfill/sanitary landfill termasuk instalasi penunjangnya dengan kapasitas < 500 ton/hari wajib memiliki Dokumen Lingkungan.
"Untuk itulah sosialisasi dan konsultasi publik ini digelar dalam rangka menyerap berbagai aspirasi masyarakat,"pungkasnya.
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya
-
Umroh Tinggal Janji, 28 Jamaah Gagal Berangkat, Rp701 Juta Dibawa Kabur Travel di Sumsel
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
Aksi 21 April Berakhir Ricuh, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Tak Temui Massa
-
Diajak Main Film, Kegigihan Barista Disabilitas Pukau Baim Wong