Metro, Suara.com- Pemerintah Kota Metro mengirimkan Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, bersama dengan Asisten II, Yeri Ehwan, , Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Irianto Marhasan, Inspektur Pembantu, AC Yuliwati, serta beberapa orang pegawai Dinas Lingkungan Hidup untuk melaksanakan studi tiru pengelolaan sampah ke Kabupaten Banyumas pada Kamis (3/11/202).
Para pejabat senior di Kota Metro ini turun langsung melakukan studi tiru guna menindaklanjuti saran dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk mengamati dan menggali informasi secara langsung pengelolaan sampah ke Kabupaten Banyumas.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro Yerri Noer Kartiko menjelaskan kegiatan studi tiru ini merupakan salah satu tindak lanjut saran dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat hadir di Kota Metro dalam rangka peresmian Pusat Daur Ulang Sampah di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan beberapa waktu lalu,”jelasnya.
Yerri menuturkan bahwa Kabupaten Banyumas dianggap sebagai daerah yang berhasil mengelola sampahnya, sampah domestik dengan sangat baik, sesuai dengan ketentuan dan asas peraturan perundang-undangan terkait pengelolaan sampah.
“Dalam kurun waktu empat tahun terhitung sejak terjadinya krisis pengelolaan sampah pada tahun 2018 yang lalu, melalui program yang dicanangkan oleh Bupati Banyumas, yaitu Sumpah Beruang yang merupakan kependekan dari Sulap Sampah Berubah Jadi Uang,” ungkapnya.
Sementara itu Irianto Marhasan mengatakan banyak hal yang dapat dipelajari dari Kabupaten Banyumas yang terus berkomitmen untuk mewujudkan wilayah zero waste (tanpa sampah) dengan meningkatkan/ menguatkan peran serta warga masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan dalam pengelolaan sampah. Melalui program ini, Kabupaten Banyumas optimis untuk tidak lagi mengoperasikan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS).
Disamping itu Banyumas juga berinovasi dengan menghapuskan retribusi layanan angkutan sampah dan menggantikannya dengan iuran sampah, yang besarnya ditentukan berdasarkan kesepakatan langsung antara Kelompok Sosial Masyarakat (KSM) dengan para pelanggannya.
“Pelayanan angkutan dan pengolahan sampah sudah tidak lagi diselenggarakan oleh Pemerintah, melainkan oleh KSM. Begitu juga belanja daerah untuk membiayai program dan kegiatan pengelolaan persampahan yang dikurangi sebesar lima puluh persen,”ungkap Irianto.
Banyumas juga membangun PDU/ TPS/ TPST3R sebanyak 29 unit di seluruh Kabupaten Banyumas, yang masing-masing dikelola oleh KSM. Pendapatan KSM berasal dari iuran sampah dan penjualan hasil pengolahan sampah.
“Hasil pengolahan sampah berupa barang-barang rongsokan yang masih bernilai ekonomis, sampah yang dijadikan bahan RDF, sampah yang dijadikan bahan budidaya maggot dan sampah yang akan dijadikan sebagai material bangunan, seperti paving block, genteng, papan slab, dan sejenisnya,”tambah Irianto.
Menariknya sisa sampah yang benar-benar tidak lagi dapat dimanfaatkan akan diproses dengan pyrolisis, kemudian hasilnya digunakan untuk perawatan jalan raya. Dengan demikian, tidak ada lagi, sampah yang menumpuk di TPAS.
Yerri menambahkan bahwa pada sisi penggunan teknologi, Banyumas juga memiliki dua aplikasi pengelolaan sampah, yaitu Salimas (sampah online masyarakat) dan jeknyong (ojek inyong). Aplikasi Salimas dimanfaatkan oleh masyarakat yang melakukan pemilahan sampah organik dan menjadikannya sebagai kompos yang kemudian akan dibeli oleh Pemerintah.
“Sementara aplikasi Jeknyong dimanfaatkan oleh masyarakat yang melakukan pemilahan sampah anorganik dan menjual sampah anorganik hasil pemilahan dan pengumpulan yang telah dilakukannya,”pungkas Yerri.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Terkini
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
5 Menu Takjil Buka Puasa yang Bisa Dibikin Sendiri dengan Modal Sedikit
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia
-
Jadwal Buka Puasa Bukittinggi Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Dilema Midnight Sale Jelang Lebaran: Pilih Tidur Nyenyak atau Checkout Seragam Keluarga Estetik?
-
Manchester United vs Crystal Palace: Setan Merah Pincang, 4 Bintang Masuk Ruang Perawatan
-
Tinggalkan Agensi, Voice Actor Yuki Kaji Luncurkan Proyek AI Soyogi Fractal
-
Bacaan Doa Ijab Kabul Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
-
3 Pilihan Parfum Mykonos dengan Aroma Powdery yang Lembut dan Elegan
-
Jadwal Buka Puasa Kota Padang, Sabtu 28 Februari 2026