Metro.Suara.com - Tim dari Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah sekeluarga yang tewas di Kalideres pada Selasa .
Dalam olah TKP ini salah satunya adalah mengecek tingkat suhu dan kelembapan rumah sekeluarga tewas di Kalideres yang berlokasi di Perumahan Citra 1 Extension Kalideres, Jakarta Barat.
Kasubbid Toksikologi Lingkungan Puslabfor Polri, Kompol Faizal Rachmad mengatakan ada tiga suhu ruangan yang diobservasi. Hal itu dikarenakan keempat jenazah ditemukan dalam tiga ruangan berbeda walau masih dalam satu rumah, yaitu ruang tamu, kamar depan dan ruang belakang.
“Kita ngukur suhu sama kelembaban saja ya, di tiga ruangan. Kamar belakang, kamar depan sama ruang tamu,” ujarnya kepada awak media yang dikutip pada Kamis (17/11/2022).
Pengukuran suhu dan kelembapan ini bertujuan untuk mengetahui berapa lama sebuah jenazah meninggal.
Dalam observasi kali ini, petugas tidak membawa barang atau benda yang ada di TKP. Puslabfor Polri hanya sekedar mengukur suhu dan kelembapan ruangan.
Diketahui, keempat jenazah yang tewas dalam rumahnya di Kalideres itu bernama Rudyanto Gunawan, Margaretha Gunawan, kemudian Budyanto dan Dian.
Kanit Reserse Kriminal Umum (Krimum) Polres Metro Jakarta Barat, AKP Avrilendy mengatakan dari hasil forensik, dua orang yang meninggal pertama yakni Rudyanto, Margaretha. Kemudian disusul antara Budyanto dan Dian.
Hingga kini penyebab kematian keluarga itu belum bisa diketahui karena masih dalam penyelidikan. (*)
Baca Juga: Bukti Baru Sekeluarga Tewas di Kalideres & Kebiasaan Pakai Alas Kaki Plastik
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026
-
Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB
-
Giliran Erin Taulany Polisikan eks ART, Geram karena Wajah Anak Disebar ke Medsos
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri