Terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer menjadi satu-satunya orang yang menjadi penguak fakta pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat di persidangan selama ini.
Bharada E bahkan mengaku akan membela Brigadir J sampai titik darah penghabisan dan sempat bersujud di depan kedua orang tua Yosua.
Sikap Bharada E tersebut lantas membuat pihak keluarga Brigadir J rela jika Eliezer mendapatkan keringanan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Hal tersebut disampaikan melalui pengacara keluarga Brigadir J, Martin Simanjutak.
Pihak keluarga dikabarkan sependapat bahwa memang Bharada E menjadi penguak fakta penembakan yang membunuh anak mereka.
Keluarga Brigadir J sampai mengaku tidak masalah apabila jaksa maupun hakim memberikan Bharada E tuntutan hukuman yang ringan.
Martin bahkan secara blak-blakan mempersilahkan pihak jaksa dan hakim untuk meringankan hukuman bagi Bharada E.
"Keluarga sependapat dengan kami bahwa memang Richard Eliezer ini silahkan ya diringankan oleh baik jaksa maupun hakim," kata Martin dikutip Suara.com dari tayangan Kompas TV, Rabu (18/01/2023).
Pasalnya, sikap Bharada E saat keluarga Brigadir J menjadi saksi tampaknya mampu meluluhkan hati pihak keluarga korban.
Baca Juga: 6 K-Drama Populer Karya Penulis Kim Eun Sook, Selain The Glory
"Karena apa yang disampaikan oleh Richard di depan persidangan pada saat keluarga korban menjadi saksi, dia minta maaf mengakui kesalahan dan berjanji akan membela almarhum Bang Yosua untuk yang terakhir kali sesuai dengan bukti-bukti dan fakta yang bukan omong kosong," jelas Martin.
"Dan itu sahih, Itu sudah dilakukan oleh yang bersangkutan," lanjutnya menambahkan.
Berita Terkait
-
Pengunjung Sidang Kecewa saat Putri Candrawathi Cuma Dituntut 8 Tahun Penjara
-
'Memang Jodoh dengan Kuat Maruf!' Kekecewaan Ibu Yosua Ketahui Putri Candrawathi Hanya Dituntut 8 Tahun Penjara
-
Ferdy Sambo Dituntut Seumur Hidup, Kamaruddin Sebut Kerja JPU Tetap Belum Maksimal: Ada Fakta Lain..
-
Kubu Putri Akan Ajukan Pledoi Atas Tuntutan 8 Tahun Penjara, Hakim Beri Waktu Satu Minggu
-
Ferdy Sambo Dituntut Hukuman Seumur Hidup, Putrinya Ungkap Isi Hati
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG