/
Kamis, 19 Januari 2023 | 12:43 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi menjadi kader baru Partai Golkar. ((Suara.com/Bagaskara))

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi merapat ke Partai Golkar menjelang Pemilu 2024. Sebelumnya, Kang Emil juga telah membeberkan 3 alasan mengapa dirinya akhirnya memilih bergabung dengan Airlangga Hartarto Cs.

Alasan pertama karena Golkar merupakan salah satu partai tengah yang kuat. Kedua, Golkar dianggap sebagai institusi yang sangat terhormat. Alasan terakhir karena dirinya memiliki komunikasi yang baik dengan sang ketua umum.

Selain melontarkan beberapa alasan tersebut, suami Atalia Praratya ini meyakini bahwa dirinya bisa membawa kemenangan ke Golkar. Modalnya adalah pengikut di media sosial.

Hal ini lantas disorot oleh kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan. Melalui akun Twitter-nya, @Umar_Syadat770 mengkritik pernyataan Ridwan Kamil yang mengaku akan memenangkan Golkar dengan modal pengikut di media sosial.

Umar Hasibuan menyebut jika jumlah pengikut di media sosial tidak akan mempengaruhi jumlah suara. Pasalnya, media sosial berada di dunia maya, berbeda dengan politik yang merupakan hal nyata.

"Pak RK yang namanya followers nggak ngaruh. Karena media sosial adalah dunia maya. Ada akun fake, ada yang nyata. Berpolitik itu nyata," terang Umar Hasibuan. 

Cuitan politisi PKB ini pun sontak saja disorot oleh banyak netizen. Beragam komentar yang memojokkan Gubernur Jawa Barat tersebut dilontarkan netizen dalam cuitan ini.

"Hahaha ngimpi," kata netizen.

"RK kutu loncat," imbuh netizen lain.

Baca Juga: Akui Ruang Kerja Digeledah KPK, Cinta Mega PDIP: Tak Ada yang Disita, Saya Berani Bertaruh!

"Followers 5,4 juta, bukan 30 jutaan," ujar netizen lain.

"Saya follow njenengan Pak RK, tapi saya nggak pilih njenengan. Berarti udah berkurang satu suara," tambah netizen lain.

"Dia pikir berpartai itu seperti main IG dan Twitter," komentar netizen lainnya lagi.

Load More