Ungkapan Emha Ainun Najib atau Cak Nun yang menyamakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi seperti Raja Firaun masih menjadi sorotan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais ikut berduara spal kisah tentang sejarah kekuasaan dalam Islam, khusunya menceritakan kekejaman dan kebiadaban Raja Firaun dan perseturuannya dengan Nabi Musa AS.
Mengutip ayat suci Alquran, Amien Rais membahas soal sifat buruk Firaun, seperti watak lalim, kejam serta menghalalkan segala cara untuk mempertahankan kekuasaannya.
Menurut Amien Rais, Firaun memiliki penasihat yang membantu mempertahankan kekuasaanya.
"Firaun membangun kesatuan elite dengan menghimpun kekuatan elite politik, elite militier, elite ekonomi dan elite teknokratik, untuk apa? Untuk melestarikan kekuasaannya yang zalim dan biadab," kata Amien Rais.
"Firaun mewakili elite politik sekaligus juga elite militer, Qorun mewakili elite ekonomi dan Haman mewakili elite teknokratik," jelasnya.
Qorun berasal dari Bani Israil berhasil menjadi makhluk yang paling kaya di zamannya, tambahnya.
Diketahui sebelumnya bahwa Cak Nun juga menyebut Luhut sebagai seorang Haman. Pernyataan ini pun mengkait-kaitkan pengusaha Anthony Salim sebagai Qorun dan istilah 9 naga menguasai Indonesia.
"Bahkan dalam Alquran mengibaratkan saking banyaknya kunci-kunci gudang kekayaan Qorun sehingga tujuh lelaki dewasa bersama-sama tidak akan sanggup memikulnya," pungkasnya.
Sementara Haman, menruut Amien adlaah sosok yang pernah disuruh Firaun membangun menara untuk melihat apakah ada Tuhan di langit.
"Demikianlah Firaun yang bodoh sebodoh-bodohnya tetap bisa mencengkeram kekuasaan karena persekongkolan jahat antara elitenya," tegasnya.
"Rupanya tokoh yang mabuk kekuasaan dunia sudah gegar otak sehingga bukan saja ia playing God bermain seperti Tuhan, tapi berani mengklaim dialah sesungguhnya menjadi Tuhan yang paling tinggi," jelasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Guntur Romli Dicibir Standar Ganda Imbas 'Anies Firaun', Langsung Klarifikasi: Padahal Sindiran Dia Sendiri
-
Rencana Jokowi Stop Ekspor Tembaga Sudah Tepat, Pengusaha Dorong Aturan Serapan Produk Industri Hilirisasi Dalam Negeri
-
Mas Wali Kena Nyinyir Warganet, Berujung Senggol Presiden Jokowi: Bilangin Bapak Lu Kalau Bikin Aturan Jangan Membebankan Rakyat
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar