Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto, mengakhiri 32 tahun masa jabatannya ketika terjadi pergolakan besar pada tahun 1998. Setelah itu, Soeharto pun hidup sendiri di kediamannya.
Kisah inilah yang diungkap Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra di kanal YouTube Total Politik.
Dituturkan Yusril, saat itu Soeharto sudah mulai melupakan satu-persatu punggawanya. Hanya dua orang yang diingat Yusril dan eks Menteri Sekretaris Negara, Moerdiono.
Karena itulah Yusril kemudian menyempatkan diri untuk menyambangi Soeharto. "Sejak itu ada beberapa kali saya datang ke rumah Pak Harto untuk mengobrol dengan beliau," terang Yusril, dikutip pada Jumat (20/1/2023).
"Kadang-kadang beliau cuma sendiri di kursi goyang gitu, di rumahnya, nggak ada orang. Saya ngobrol sama beliau, kadang-kadang ada perasaan kasihan. Orang tua ini, saya pikir ya, 30 tahun menguasai republik ini, tiba-tiba di rumahnya sendirian duduk di kursi goyang," jelasnya menambahkan.
Pernah juga suatu hari Yusril ditelepon oleh ajudan Soeharto. Rupanya saat itu Soeharto ingin meminta jatah rumah dari negara yang sedianya dipakai untuk membangun rumah sakit jantung wasiat Tien Soeharto.
"Jadi ada rumah di jalan Teuku Umar, cuma harganya Rp74 miliar, sedangkan jatahnya Rp20 miliar. (Soeharto protes) 'Lho Megawati dikasih itu rumah di Teuku Umar?' (Dijawab Yusril) 'Iya, itu harganya Rp25 miliar, terus Bu Mega-nya nambah Rp5 miliar'," ungkap Yusril.
Saat itu Yusril mencoba untuk menyampaikan keinginan Soeharto kepada pemerintahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetapi tak kunjung terkabul. Alhasil Soeharto sendiri yang akhirnya meminta Yusril berhenti bernegosiasi dengan pemerintahan SBY.
"Sampai suatu hari Pak Harto manggil lagi, 'Sudah Ril, kasih saja uangnya yang Rp20 miliar. Rumah sudah bocor'. Memang betul, waktu saya datang banyak air," kata Yusril.
Baca Juga: Gibran Dikabarkan Siap Maju Calon Gubernur Jateng 2024, Ganjar Beri Tanggapan Begini
"Kan sederhana itu rumah (Cendana), kelihatan bagus yang depan, yang ada harimau itu saja yang bagus. Lainnya itu kan sederhana banget," sambungnya.
Permintaan Soeharto ini akhirnya dikabulkan oleh pemerintahan SBY. Dikeluarkanlah cek Rp20 miliar sekitar beberapa bulan sebelum Soeharto meninggal dunia.
"Kadang-kadang kalau kita pikir, 30 tahun berkuasa tapi tua duduk sendiri nggak ada orang. Jadi waktu saya datang duduk sendiri nggak ada orang, belakangan baru ada Mbak Tutut nemenin," pungkas Yusril.
Berita Terkait
-
Detik-detik Mencekam Jelang Orde Baru Runtuh, Soeharto dan BJ Habibie Malah Panas Akibat Ini
-
Cerita Ngeri Soeharto Bikin Jenderal Tak Mampu Tolak Titah, Malah Bertekuk Lutut sama 'Anak Kecil' Ini
-
Rocky Gerung Bandingkan 'Kejamnya' Era Soeharto sampai Jokowi, Ruhut Sitompul: Mulut Bau Comberan!
-
Jokowi Dukung Yusril Maju jadi Capres, tapi Masih Ada Presidential Threshold, Refly Harun: Omong Kosong!
-
Sepak Terjang Manuver Politik Yusril yang Didukung Jokowi Buat Nyapres
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi