Banyak cerita soal pemerintahan Presiden ke-2 Soeharto yang diungkap oleh penulis pidatonya, Yusril Ihza Mahendra, ketika berdiskusi di podcast Total Politik.
Tidak terkecuali soal seberapa besar tekanan yang diterima oleh para bawahan Soeharto, bahkan sampai membuat perwira-perwira tinggi TNI berpangkat jenderal pun tak berkutik.
Yusril lantas menceritakan momen ketika dia masih tergolong anak bawang di lingkup Kementerian Sekretariat Negara. Saat itu jabatan Mensesneg dipegang oleh Letjen TNI (Purn.) Moerdiono.
"Kadang-kadang saya suka dikerjai juga sama Pak Moerdiono atau Pak Feisal Tanjung (Panglima TNI Jenderal (Purn.) Feisal Tanjung)," terang Yusril, dikutip pada Jumat (20/1/2023).
Saat itu biasanya Moerdiono yang notabene atasannya suka tiba-tiba mengajak Yusril ke Bina Graha, gedung kepresidenan yang dibangun di era pemerintahan Soeharto.
Sebagai bawahan, Yusril pun menurut saja meski tidak tahu apa alasannya diajak ikut menemui Soeharto di Bina Graha.
"Pak Harto ngomong, ngomong, ngomong, (lalu tiba-tiba bertanya) 'Jenderal bagaimana?' Pak Feisal (menjawab) 'Iya, iya'," tutur Yusril, menirukan pembicaraan saat itu.
Lalu Soeharto ganti bertanya kepada Mensesneg saat itu, Moerdiono, yang dijawab, "Wah gini, gini, berkomentar lah," lanjutnya.
Tak disangka, Soeharto kemudian juga ikut bertanya ke Yusril. "Pak Harto ngomong gitu, jadi saya kemukakan lah pendapat saya. Setelah panjang lebar saya ngomong, (Soeharto menjawab) 'Iya, iya, ya sudah kita tunda dulu'. Akhirnya kita keluar," kata Yusril.
Baca Juga: Kabar Duka, Cak Fuad Kakak Cak Nun Meninggal Dunia
Lantaran pembahasannya ditunda, rombongan itu pun berlalu dari Bina Graha. Yusril kembali bersikap selayaknya pegawai paling muda dan hanya mengikuti, sehingga dibuat bingung ketika para atasannya justru tertawa pasca menjauh dari ruang pertemuan dengan Soeharto tadi.
Usut punya usut, Yusril rupanya sengaja diajak untuk berani membantah perintah Soeharto. Pasalnya para jenderal yang menempati posisi strategis seperti Moerdiono dan Feisal Tanjung tak berani untuk menolak sang penguasa orde baru.
"Sambil jalan, Pak Moerdiono ketawa-ketawa, (lalu bilang) 'Itulah gunanya sampeyan kita ajak, supaya sampeyan yang bilang enggak sama Pak Harto'. (Yusril membantah) 'Pak Moer aja yang bilang enggak', (dijawab lagi) 'Mana berani?!'" tutur Yusril.
Feisal Tanjung juga mengamini pengakuan Moerdiono saat itu, sementara Yusril masih heran mengapa para jenderal itu tidak berani menolak Soeharto.
"Ya kalau kita kan didamprat habis, gimana kita? Lha situ kan dianggap anak kecil, masa mau dimarahin?" ucap Yusril menirukan penjelasan Moerdiono saat itu.
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Bandingkan 'Kejamnya' Era Soeharto sampai Jokowi, Ruhut Sitompul: Mulut Bau Comberan!
-
Jokowi Dukung Yusril Maju jadi Capres, tapi Masih Ada Presidential Threshold, Refly Harun: Omong Kosong!
-
Sepak Terjang Manuver Politik Yusril yang Didukung Jokowi Buat Nyapres
-
Didukung Jokowi Nyapres, Harta Kekayaan Yusril Ihza Mahendra Sudah 15 Tahun Belum Dilaporkan
-
Dapat Dukungan Jokowi, PBB Ditantang Cari Kendaraan Politik untuk Majukan Yusril di Pilpres
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepatu Lari Adidas Paling Murah untuk Wanita, Semua di Bawah Rp700 Ribu
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur