/
Sabtu, 21 Januari 2023 | 14:26 WIB
Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Surakarta ((ANTARA/Aris Wasita))

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming belakangan ini menjadi sorotan publik usai viralnya karyawan UNIBI yang dipecat karena menghina Presiden Jokowi

Tak hanya itu, nama Gibran pun hangat diperbincangkan karena disebut siap untuk maju menjadi calon gubernur (cagub) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Kabar tersebut pun menuai berbagai pro dan kontra dari warganet. Banyak warganet menilai kecakapan Gibran sebagai pemimpin. Pasalnya, beberapa percaya bahwa jabatan yang dipegang Gibran saat ini ada campur tangan dari Presiden Joko Widodo. 

Beberapa warganet beropini jika Gibran bukanlah anak dari Presiden Jokowi, maka kecil kemungkinannya suami Selvi Ananda ini akan maju menjadi calon gubernur. 

Bahkan menurut salah satu warganet dengan akun @kasihandah, Gibran menjadi Wali Kota Solo hanya bermodalkan menjadi anak Presiden.

"Saya pikir semua orang bisa dengan mudah ya jadi wali kota modal anak presiden doang ya tapi beberapa presiden lainnya memilih untuk menjaga wibawanya dengan tidak melibatkan anak-anak mereka untuk kepentingan politik praktis," tulis pemilik akun.

Tanggapan Gibran Rakabuming soal cagub (sumber: (screenshot))

Cuitan itu lantas mendapat tanggapan dari Gibran yang meminta maaf. Namun, reaksi tersebut mendapat pembelaan dari pendukung Gibran.

Seorang pemilik akun dengan akun Twitter @nihin_s mengatakan ia bahkan mendukung lelaki yang akrab disapa mas wali tersebut untuk menjadi Gubernur Jawa Tengah dan bahkan Presiden Indonesia.

"Nggak perlu minta maaf mas @gibran_tweet, ngapain minta maaf. Anda memang layak kok, saya aja malahan mendukung sampeyan untuk jadi Gubernur Jateng dan seterusnya jadi Presiden," cuit pemilik akun tersebut.

Baca Juga: Dituntut 12 Tahun Penjara, Apakah Vonis Bharada E Akan Lebih Ringan karena Jadi Justice Collaborator?

Komentar itu kembali mendapat atensi dari putra sulung Presiden Joko Widodo. Gibran mengutipnya dan membalas bahwa dirinya hanyalah seorang bocil atau anak kecil.

"Maaf pak saya ini cuma bocil," balas Gibran pada 20 Januari 2023 melalui akun Twitter resmi miliknya.

Tanggapan Gibran Rakabuming saat warganet mendukungnya menjadi cagub dan presiden (sumber: (screenshot))

Cuitan yang disukai sebanyak lebih dari 300 kali oleh sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar.

"Bocil kalau kerjanya jujur dan amanah kenapa tidak, yang salah sudah berumur tapi kerja malas-malasan dan korupsi pula," tulis akun @firvan717

"Tanggung nyalon jadi gubernur, pilpres kan sudah dekat. Nyalon aja jadi presiden," komentar @Sutikno31893510

"Setuju banget sih, ayo mas @gibran_tweet jangan didenger komentar negatif orang, nambahin beban pikiran. Yang penting kita enjoy aja udah, mau suka nggak suka bodo amat. Udah prinsip kalau udah dipilih rakyat itu artinya mereka percaya dengan mas Gibran," tambah @AnandaPujiPrat4

"Bocil-bocil cabe rawit ya mas," timpal @DewiSek76668657

"Maju terus Gibran, lebih baik dibilang bocil tapi bisa jadi teladan yang tua-tua," cuit @rachela1511

Load More