Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri yang kini menjadi pesakitan sebagai terdakwa otak di balik pembunuhan berencana eks ajudannya sendiri, Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, menjawab semua tuduhan-tuduhan yang selama ini berkembang di publik.
Uneg-uneg Ferdy Sambo itu ia ungkapkan saat membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/1) kemarin.
Suami Putri Candrawathi tersebut mengatakan, sejak awal kasusnya terungkap ke publik, sudah banyak tuduhan-tuduhan yang beredar.
"Sejak awal saya menjadi terperiksa perkar ini, banyak tuduhan disebarluaskan di media dan masyarakat. Seolah saya penjahat terbesar sepanjang sejarah manusia,” kata Ferdy Sambo.
Ferdy mengungkapkan, sejumlah tuduhan tersebut antara lain adalah dirinya membunuh Brigadir J karena bermotif melindungi bisnis hitamnya di dunia perjudian.
Tak hanya itu, kata Ferdy Sambo, dirinya juga dituduh telah berselingkuh dengan seorang perempuan yang diketahui Brigadir J sehingga pembunuhan itu dilakukan.
Bahkan, sambung Ferdy Sambo, dirinya juga sempat diisukan berorientasi homoseksual dan Brigadir J adalah pasangannya.
"Saya dituduh secara sadis menyiksa almarhum Yosua sejak dari Magelang. Ada juga tudingan sebagai bandar narkoba, bandar judi, berselingkuh, menikah siri dengan banyak perempuan, melakukan LGBT,” kata Ferdy Sambo.
Dia lantas membeberkan, ada pula isu dirinya mempunyai bunker yang berisi penuh uang hingga diduga memiliki uang hingga ratusan triliun rupiah.
Baca Juga: Pakar Marketing: Belanja karena FOMO Tanda Otak Sudah Ngehang, Apa Saja Tandanya?
Namun, melalui pledoi tersebut, Ferdy Sambo menegaskan semua tuduhan tersebut tidak benar.
Menurutnya, semua kabar itu hanya opini yang sengaja dilontarkan ke publik agar hukumannya semakin berat.
"Semuanya tidak benar dan sengaja disebar guna menggiring opini yang menyeramkan soal diri saya,” kata dia.
Ferdy Sambo sendiri sudah didakwa jaksa penuntut umum agar dipenjara seumur hidup.
Karenanya pula, Ferdy Sambo mengatakan pledoinya sendiri diberi judul ‘Pembelaan yang Sia-sia.”
Ferdy mengakui sudah memasrahkan diri atas tuntutan hukuman penjara seumur hidup. Dia juga menyanggupi menerima hinaan maupun cacian.
"Nota pembelaan ini awalnya mau saya beri judul 'Pembelaan yang Sia-sia'. Sebab saya membuatnya di tengah hinaan, caci maki, olok-olok dan tekanan luar biasa dari berbagai pihak,” kata Sambo.
Padahal, kata Ferdy Sambo, dirinya belum tentu diputus bersalah oleh majelis hakim yang menyidang dirinya.
"Tuduhan dan vonis telah dijatuhkan kepada saya sebelum ada putusan dari majelis hakim. Rasanya, tak ada ruang sedikit pun untuk melakukan pembelaan.”
Berita Terkait
-
Nangis-nangis Minta Maaf ke Ibu di Sidang Pleidoi, Ahli Heran Ricky Rizal Masih Banggakan Ferdy Sambo
-
Tak Hanya Minta Bebas, Putri Candrawahti Juga Minta Garis Polisi di Rumah Dinas Sambo Dicopot
-
Bacakan Pleidoi, Putri Candrawathi Minta Dibebaskan dari Hukuman di Kasus Pembunuhan Yosua
-
Mahfud MD Koar-koar Ada Jenderal Gerilya Bebaskan Sambo, Polri: Tugas Kita Sudah Lewat
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA