Momen pembacaan pleidoi atau nota pembelaan para terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J kerap diwarnai momen dramatis.
Tidak terkecuali ketika Bripka Ricky Rizal Wibowo membacakan pleidoinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023). Dalam kesempatan tersebut, Ricky diketahui sempat menangis saat meminta maaf kepada ibunya.
"Maafkanlah anakmu ini, Ibu, sudah membuat Ibu mengalami semua ini," ujar Ricky, yang kembali meratapi nasib ibunya lantaran harus semakin menderita ketika sudah memasuki usia senja.
Momen dramatis Ricky inilah yang dikomentari oleh ahli mikro ekspresi Monica Kumalasari. Hadir di program Apa Kabar Indonesia Pagi di kanal YouTube tvOneNews, Monica awalnya mengklaim ketiga terdakwa pada dasarnya kompak menyudutkan Richard Eliezer Pudihang Lumiu.
"Tone-nya ke arah situ, jadi digiring ke Eliezer. Saya nggak lihat dari gesturnya, tapi dari tekanan suara saat membacakan," ungkap Monica, dikutip pada Rabu (25/1/2023).
Monica lantas spesifik menyoroti ragam ekspresi dramatis Ricky ketika mengungkit orangtuanya. Dengan tegas Monica menilai mantan ajudan Ferdy Sambo itu sudah terlambat.
"Ini kalau saya mengatakan, 'Terlambat, Ricky!' Karena di persidangan sebelumnya Majelis Hakim sudah dengan cara menggiring ke arah rasa bersalah," tutur Monica.
Seperti momen ketika Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso menanyakan soal ketiga anak Ricky. "Tapi Ricky tetep lempeng, (padahal) harusnya merespons terhadap giringan tersebut," jelasnya menambahkan.
Bahkan menurut kacamata Monica sebagai ahli mikro ekspresi, majelis hakim sepatutnya mendapat pujian karena bisa dengan halus mencoba menggiring Ricky agar menunjukkan rasa bersalahnya demi meringankan tuntutan.
Baca Juga: Kaesang Ingin Terjun ke Politik, DPP Gerindra: Kami Terbuka, Silakan Saja Mau Pilih Mana
Namun nahas, Ricky malah abai terhadap itu semua dan berujung menerima tuntutan 8 tahun penjara dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Bukan hanya itu yang disoroti Monica. Sang ahli mikro ekspresi juga dibuat heran dengan sikap Ricky yang cenderung masih membanggakan Sambo yang notabene mantan atasannya.
"Ketika kemarin menyampaikan nota pembelaannya, saya melihat justru beliau ini mengarah ke kebanggaannya terhadap Sambo," terang Monica.
"Kemudian di bagian akhir juga mengatakan putusan seadil-adilnya, beda dengan Kuat Ma'ruf yang minta bebas, mengatakan kalau dia, 'Ya saya bodoh, sesuai dong dengan intelegensianya'," sambungnya.
Sikap inilah yang dipandang tidak konsisten dari Ricky Rizal kendati sempat bersimbah air mata di persidangan.
Sementara menurut Monica, Kuat Ma'ruf cenderung pasrah meski tetap memohon agar dibebaskan dari segala tuntutan karena merasa tidak mengetahui apa-apa terkait rencana pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Berita Terkait
-
Tak Hanya Minta Bebas, Putri Candrawahti Juga Minta Garis Polisi di Rumah Dinas Sambo Dicopot
-
Mahfud MD Koar-koar Ada Jenderal Gerilya Bebaskan Sambo, Polri: Tugas Kita Sudah Lewat
-
Tak Tahu Malu! Deretan Kelakuan 'Kurang Ajar' Ferdy Sambo: Tipu Kapolri sampai Minta Bebas
-
Tak Kuasa Tahan Kesedihan, Air Mata Ricky Rizal Jatuh di Sidang Pledoi
-
Putri Candrawathi Bantah Kenakan Baju Seksi Untuk Kesankan Pelecehan Seksual oleh Brigadir J
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA