Partai NasDem diketahui bertamu ke Sekretariat Bersama (Sekber) Koalisi Gerindra-PKB pada Kamis (26/1/2023).
Silaturahmi ini lantas menimbulkan beragam spekulasi, termasuk dugaan koalisi pengusung Anies Baswedan yang akan bergabung ke Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin Cs.
Menanggapi isu tersebut, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra tak menutup kemungkinan tersebut. Ia secara terang-terangan mengungkapkan bahwa pihaknya sangat terbuka dengan seluruh partai politik.
"Ya Koalisi Perubahan ini kan terbuka, terbuka dengan semua, ya itu sikap Partai Demokrat," ujar Herzaky seperti dikutip melalui program Kabar Petang yang diunggah di kanal YouTube tvOneNews pada Jumat (27/1/2023).
Herzaky juga menerangkan bahwa perjuangan untuk bangsa dan negara akan lebih baik jika bersama-sama. Sehingga pihaknya pun akan dengan tangan terbuka menerima bila Koalisi Perubahan akan bergabung bersama Gerindra dan PKB.
"Karena bagaimanapun kita ini kan kalau berjuang untuk bangsa dan negara tidak mesti sendiri ya, lebih banyak teman lebih baik gitu," terang Herzaky.
Meskipun demikian, dirinya membeberkan bahwa Demokrat tetap siap jika harus berkompetisi dengan Gerindra dan PKB.
Tapi ada kalanya jika kita mesti berkompetisi ayo kita berkompetisi gitu. Tetapi tentunya kompetisi yang jujur dan adil," kata Herzaky.
Elite Demokrat ini pun mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi langkah Prabowo dan Cak Imin yang kini telah membentuk Sekretariat Bersama (Sekber).
Baca Juga: Kurang Ajar, Pria Jember Ini Sudah Menipu Mau Memperkosa Lagi
Menurutnya, pembentukan Sekber merupakan langkah maju untuk Gerindra dan PKB.
"Kami mengapresiasi teman-teman Gerindra dan PKB sudah membuat Sekber. Ini kan suatu langkah maju ya bagi teman-teman Gerindra dan PKB," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Relawan Anies Dukung Usulan AHY Bentuk Sekretariat Perubahan: Bisa Jadi Game Changer
-
Kaesang Diisukan Terjun ke Politik, Apa Kata PKB?
-
Bantah Isu Anies 'Ditendang' Usai Kunjungi Sekber Gerindra-PKB, Ketua DPP NasDem: Cek Toko Sebelah...
-
Lika-Liku Perjalanan Anies yang Jadi Capres 2024 Rebutan Banyak Parpol
-
Parpol Pendukung Pemilu Terbuka Wacanakan Koalisi Bersama, Tinggalkan PDIP Sendirian?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim
-
Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi
-
Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia
-
Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan
-
Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan
-
Soroti 52 Persen BUMN Rugi, Pakar UGM Sebut Perampingan Perusahaan Efektif Jika Korupsi Diberantas