Pengamat politik Hendri Satrio menilai ada dua hal yang menjadi tujuan Partai NasDem menyambangi markas Gerindra dan PKB.
Pertama, NasDem beserta Gerindra-PKB tengah bertukar pikiran mengenai sekretariat bersama (sekber).
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak NasDem dan PKS untuk membentuk sekber.
Sehubungan dengan hal tersebut, menurut Hendri, Gerindra dan PKB sendiri bisa membuat tren baru di politik dengan berkoalisi membuat sekber.
"Seperti yang kita tahu, kemarin mas AHY sudah menyampaikan bahwa dirinya mengajak PKS dan NasDem untuk membuat sekretariat bersama," kata Hendri dikutip dari tayangan Official iNews pada Jumat (27/01/2023).
"Jadi bisa saja yang dilakukan Gerindra dan PKB bisa jadi tren baru nih dalam politik, kemudian membuat sekretariat bersama," lanjutnya menambahkan.
Kata Hendri, alasan atau tujuan kedua dari datangnya NasDem ke Gerindra dan PKB adalah untuk membuat 'panas' calon koalisi mereka, khususnya AHY dan Cak Imin.
NasDem yang dinilai 'memanas-manasi' PKS dan Demokrat itu disebut tengah bertujuan untuk segera merampungkan tujuan koalisi.
"Tujuan yang kedua menurut saya ini ada tujuan ngompor-ngomporin juga nih. Ngompor-ngomporin calon koalisinya NasDem, PKS terutama dan Demokrat gitu ya," ucapnya.
Baca Juga: Dipuji Secantik Angelina Jolie, Intip 10 Momen Bunda Corla Jalani Pemotretan
Hendri menilai NasDem sedang memberikan kode kepada Demokrat dan PKS soal kelanjutan koalisinya.
"Ini kapan nih beneran kita bikin sekretariat. Jangan sampai kemudian yang tadinya silaturahim politik ini menjadi sebuah keputusan politik yang ada di Sekber," terang Hensat.
Seperti yang diketahui, NasDem kembali melakukan manuver menjelang Pilpres 2024. Terbaru ini, NasDem menyambangi markas Sekretariat Bersama (Sekber) Koalisi Gerindra-PKB pada Kamis (26/1/2023).
Berita Terkait
-
Pasca Surya Paloh Temui Jokowi di Istana, Anies Undang Koalisi Perubahan ke Rumahnya!
-
Mendadak Surya Paloh Dipanggil ke Istana, Tanda-tanda Reshuffle Rabu Pon akan Terjadi?
-
Gerindra Minta Pertemuan Prabowo dengan Anak dan Menantu Jokowi Tidak Dikaitkan dengan Manuver Politik
-
Diam-diam Jokowi Panggil Surya Paloh Ke Istana Saat Elite NasDem Bertemu Koalisi Gerindra-PKB
-
Surya Paloh Temui Jokowi di Istana, Bahas Bakal Calon Presiden 2024?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar