/
Jum'at, 27 Januari 2023 | 21:05 WIB
Pengacara Hotman Paris mewakili Venna dalam kasus KDRT Ferry Irawan (SuaraJatim/Dimas Angga)

Wajah Venna Melinda usai mendapatkan head-butt dari Ferry Irawan yang memperlihatkan hidungnya mengalami pendarahan menjadi salah satu foto viral beberapa saat lalu.

"Menurut pemeriksaan medis. Tulang hidung saya tidak patah. Darah itu mengucur dari pembuluh darah di hidung yang pecah akibat dihimpit dengan sangat kuat menggunakan dahi Ferry Irawan," demikian papar Venna Melinda saat membacakan kesimpulan visum, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.

Ia tampak menangis saat membacakan kesimpulan pemeriksaan medis setelah beberapa kali mengalami KDRT oleh suaminya Ferry Irawan, sebagaimana telah dilaporkan ke Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim).

"Saya melakukan pemeriksaan medis sebanyak tiga kali. Pertama di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, usai dirawat setelah mendapatkan KDRT untuk yang terakhir kalinya belum lama ini," jelasnya pada Kamis (26/1/2023).

Puteri Indonesia 1994 ini menyatakan, visum atau pemeriksaan medis kedua dan ketiga kembali dilakukan setelah merasa pulih. Yaitu di rumah sakit Jakarta, salah satunya di Rumah Sakit Mitra Keluarga.

Salah satunya adalah kondisi hidungnya yang terlihat berdarah-darah serta menjadi viral itu.

Selain itu, ibu tiga anak ini menunjukkan foto medis tulang rusuknya yang patah akibat dihimpit menggunakan kedua tangan Ferry Irawan dengan mengerahkan teknik bela diri.

Tangisnya pecah saat membaca kesimpulan terkait kondisi psikologisnya dari hasil visum yang dilakukan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Jakarta.

"Pasien  yaitu saya, diliputi rasa curiga dan waspada. Dia merasa orang lain berusaha mengontrol dan mempengaruhi dirinya. Mengalami depresi berat disertai perasaan yang sangat putus asa dan rasa bersalah yang besar terhadap diri sendiri maupun orang lain. Ia juga mengalami kecemasan yang besar," katanya sembari terisak menahan tangis.

"Mudah gelisah, tegang, gugup dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Hal ini membuatnya tidak bersemangat beraktivitas. Kehilangan nafsu makan, berat badan, tidur merasa terganggu, terlebih di awal kejadian," ucapnya sesenggukan.

Venna Melinda juga menyatakan belum bisa beraktivitas normal karena tulang rusuknya masih terasa sakit.

"Secara medis, itulah bukti kekerasan psikis yang dialaminya sekarang," sambut Hotman Paris Hutapea, Kuasa Hukum Venna Melinda tentang kesimpulan hasil visum.

Load More