Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai terdakwa Ferdy Sambo sebagai orang yang tidak konsisten dan mengingkari banyak hal mengenai alasan pembunuhan Brigadir J.
Menurut jaksa, Sambo telah melalukan pengingkaran dalam nota pembelaan atau pleidoinya sendiri maupun milik penasehat hukum.
"Meskipun terdakwa Ferdy Sambo selama di persidangan bersikap sopan, akan tetapi terdakwa Ferdy Sambo melakukan pengingkaran dalam pleidoi penasehat hukum maupun pleidoi yang dikemukakan oleh terdakwa Ferdy Sambo sendiri," kata jaksa dikutip dari tayangan Metro TV, Minggu (29/01/2023).
"Faktanya, terdakwa Ferdy Sambo dalam setiap pemeriksaan saksi-saksi dan ahli mengakui dan menyatakan akan bertanggung jawab atas peristiwa terbunuhnya korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," tutur jaksa.
Jaksa menganggap Sambo tak benar-benar jujur mengenai alasan penembakan yang membunuh Brigadir J.
Sebab menurut jaksa, Ferdy Sambo seharusnya konsisten dan tak terbelit-belit ketika mengungkapkan fakta mengenai pembunuhan ajudannya itu.
"Akan tetapi dalam kesempatan lain, terdakwa Ferdy Sambo melakukan pengingkaran terhadap peristiwa terbunuhnya korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," ungkap jaksa.
"Kalaupun benar terdakwa Ferdy Sambo tulus dan ikhlas bertanggung jawab, maka terdakwa Ferdy Sambo akan memberikan keterangan yang sebenarnya dan tidak berbelit-belit dalam mengungkap peristiwa yang mengakibatkan terbunuhnya korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," pungkasnya.
Saat jaksa membacakan hal tersebut, Ferdy Sambo sendiri hanya diam menunduk dan menuliskan sesuatu di buku hitam miliknya.
Baca Juga: Sedang Berlangsung, Link Live Streaming Final Indonesia Masters 2023
Sambo tampaknya tidak kaget dengan penuturan dan penilaian jaksa terhadapnya. Hal itu dikarenakan dia menganggap jaksa begitu emosional.
Hal tersebut disampaikan oleh salah satu tim kuasa hukum Sambo, Rasamala Aritonang usai persidangan replik di hadapan awak media.
Rasamala menyampaikan bahwa jaksa dalam sidang replik lebih sibuk mengomentari soal tim kuasa hukumnya dibanding subtansi kasus.
"Jaksa Penuntut Umum lebih sibuk untuk mengomentari soal posisi penasihat hukum ketimbang membahas substansi," ujar Rasamala, Rasamala Aritonang di PN Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2023).
" Memang buat kami agak terasa begitu emosional respon dari Jaksa Penuntut Umum, tetapi memang itu sepenuhnya hak dari penuntut umum," tambahnya.
Berita Terkait
-
Karir Bharada E: Susah Payah Masuk Polisi, Sekarang Malah Hancur Gegara Tragedi Sambo
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Dijatuhi Hukuman Mati! Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Ngamuk-ngamuk Jelang Eksekusi, Benarkah?
-
Kecewa Bharada E Dituntut 12 Tahun, LPSK Singgung Rasa Keadilan Korban dan Publik
-
Farhat Abbas Minta Keluarga Brigadir J Maafkan Ferdy Sambo: Gara-gara Otak Brutal Bharada E...
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Berpangkat Jenderal Bintang Empat, Koleksi Mobil Dudung Justru Ramah Kantong
-
Mengulik Petrova Line, Garis Ancaman Kiamat dalam Film Project Hail Mary
-
Media Inggris Sorot Kekejaman Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan
-
Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen Berpotensi Saling Menghancurkan di Belgia
-
Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
-
KPK Ungkap Ada Pihak yang Ngaku Bisa Kondisikan Kasus Bea Cukai
-
Sosok Nurhayati, Pengurus Muslimat NU Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Sinopsis Doctor on the Edge, Drama Medis Terbaru Lee Jae Wook dan Shin Ye Eun
-
Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit