Beredar kabar mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Dalam kabar ini disebutkan jika Yaqut terseret dalam kasus korupsi dana haji hingga mencapai Rp1 triliun.
Informasi mengenai pemeriksaan Menag Yaqut disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube CCTV POLITIK pada Minggu (29/1/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"GUS YAKUT DIPERIKSA KPK !! TRILIUNAN DANA HAJI MENGALIR UNTUK BAYAR IKN || BERITA TERKINI."
"Gelap mata... TERSERET KASUS KORUPSI 1 TRILIUN. MENTERI YAQUT DIPERIKSA KPK HINGGA SERET NAMA OPUNG LUHUT."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat foto Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sedang dikawal beberapa anggota polisi.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: Chelsea Resmi Rekrut Malo Gusto dari Olympique Lyon
Berdasarkan penelusuran, klaim Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diperiksa KPK gegara ikut terseret dalam kasus korupsi dana haji adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 8 menit 3 detik ini sama sekali tidak menjelaskan terkait klaim yang ditulis oleh pengunggah video.
Tayangan ini justru berisi beberapa potong video berbeda-beda yang lantas diedit menjadi satu. Beberapa diantaranya merupakan video pernyataan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, hingga pengamat politik Rocky Gerung.
Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diperiksa KPK karena terseret dalam kasus korupsi dana haji.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diperiksa KPK karena ikut terseret dalam kasus korupsi dana haji adalah keliru.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Gabung ISIS, Menag Yaqut Cholil Qoumas Diseret Densus 88, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Sentil Keras Korupsi Era SBY, Kaesang Tolak Tawaran Gabung ke Demokrat, Benarkah?
-
Tilap Pendapatan Daerah, Mantan Kadistan Bekasi Jadi Tersangka Dugaan Korupsi
-
Tolak Usulan Kenaikan Biaya Haji, Fadli Zon Minta Audit BPKH dan Dana Haji
-
Sosok Ilham Wahyudi Tersangka KPK yang Mirip Pedagang Burung, Bank Sampai Salah Blokir Rekening
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris