Pada Sabtu (28/1/2023) oknum penggemar tim Persita melakukan pelemparan batu kepada bus pengangkut official Persis Solo usai laga di Stadion Indomilk Arena, Kelapa Dua Tangerang. Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menyayangkan terjadinya aksi anarkistis ini.
Dikutip dari kantor berita Antara, seharusnya kejadian seperti tadi tidak perlu terjadi. Terlebih persepakbolaan di dalam negeri tengah disorot usai Tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang terjadi Oktober 2022.
"Ya bayangkan saja, jauh-jauh ke tempat mereka, pulang, habis tanding capek, masih dilempari batu. Rasanya kayak apa?" cetus Mas Wali Kota Gibran Rakabuming Raka.
Ia telah meminta polisi mengusut tuntas kasus pelemparan bus yang ditumpangi pemain Persis Solo selepas laga kontra Persita Tangerang itu.
"Intinya, saya dan Pak Kapolri terus koordinasi masalah ini. Harus ada tindakan tegas. Kalau dibiarkan, akan ada terus seperti itu, tidak berhenti," jelas Gibran Rakabuming Raka di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (30/1/2023).
Disebutkannya pula bahwa harus ada orang yang disangkakan sehingga ada efek jera dari para pelaku pelemparan itu.
"Ya, pihak mana pun yang terlibat. Saya kembalikan lagi kepada Pak Kapolri," lanjut putra pertama Presiden Joko Widodo itu.
Soal adanya pemain Persis Surakarta yang diduga mengejar dan memukul pelaku pelemparan, Wali Kota Solo mempersilakan polisi untuk mendalaminya.
"Kalau ada yang salah dari pemain kami, ya mohon maaf. Kami fair, silakan diperiksa. Pemain yang melakukan pengejaran, pemukulan, ya harus minta maaf dan kooperatif kalau dilakukan pemeriksaan. Masalah atau tidak masalah, nanti Pak Kapolri yang menentukan," tandas Gibran Rakabuming Raka.
Terkait permintaan maaf, ia mengatakan semua pihak harus meminta maaf.
"Aku ya salah," tukas Mas Wali Kota Surakarta.
Sementara itu, untuk menjaga kondisi persepakbolaan di Tanah Air, dia mengatakan semua pihak harus berkoordinasi.
"Dari pengamanan, manajemen, suporter, intinya kami ingin sepak bola jalan, jangan seperti ini terus. Nggak ada bola, nggak ada hiburan. Menahan diri semua, ya," pungkas Gibran Rakabuming Raka.
Berita Terkait
-
Persita Melayangkan Permohonan Maaf, Sudah Cukup Kejadian Seperti Ini dalam Dunia Sepak Bola Indonesia
-
Kronologi Pelemparan Bus Persis Solo oleh Oknum Suporter Persita, Pecahan Kaca Bikin Telapak Tangan Korban Robek
-
Buntut Pelemparan Batu Bus Persis Solo, Persita Larang Pelaku Masuk Stadion Indomilk Arena Seumur Hidup
-
Kaesang Pangarep Ngidam Merenangi Dunia Politik, Jangan Sampai Jadi Problematik
-
Pertama Kali Berkunjung ke Loji Gandrung, Prabowo Subianto Menyatakan Mas Wali Kota Gibran Sudah Pas
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pelatih St Kitts and Nevis Ngeles Begini usai Dibantai Timnas Indonesia 4-0
-
Uji Coba Sengit, Jerman Raih Kemenangan Dramatis 4-3 atas Swiss
-
Skor 4-0! Indonesia Taklukkan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
-
Prabowo Dorong Penataan Bantaran Rel, KAI Siap Inventarisasi dan Amankan Lahan
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
John Herdman Puji Habis-habisan Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas