/
Senin, 30 Januari 2023 | 07:26 WIB
Bus Persis Solo dilempari batu usai laga kontra Persita Tangerang (Tangkapan layar/IG: @gavinkwanadsit)

Bertindak tegas, inilah keputusan yang diambil Persita Tangerang menyikapi terjadinya pelemparan bus Persis Solo usai laga Persita Tangerang kontra Persis Solo di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (29/1/2023).

Dikutip dari Suara Serang, inilah tindakan nyata atas tujuh pelaku yang diamankan pihak berwajib untuk kasus pelemparan bus Persis Solo.

"Bentuk tegas tanpa ampun akan terus dilakukan terhadap oknum yang melakukan kekerasan, anarkistis, serta perilaku yang tidak baik yang dapat merugikan kedua klub," demikian bunyi pernyataan Persita sebagaimana bisa dibaca di laman media sosial Instagram via akun resmi terverifikasi.

"Menyambung kejadian kemarin, panpel sudah membuat laporan polisi di mana terdapat oknum-oknum yang telah diproses secara hukum dan sudah dilakukan penahanan. Selain itu, manajemen dan panpel akan melarang oknum tersebut untuk masuk dan beraktivitas di Stadion Indomilk Arena seumur hidup," demikian bunyi pernyataan selanjutnya.

Persita siap mengawal kasus pelemparan bus Persis Solo yang telah mencoreng nama tim di pentas sepak bola nasional hingga tuntas.

"Panpel dan kepolisian akan terus mengembangkan penyidikan terhadap kasus ini sampai tuntas dan kami pastikan tidak akan berhenti sampai di sini. Siapa pun yang ambil bagian dan terlibat dalam insiden tadi malam akan kami proses secara hukum dan kami serahkan kepada pihak Kepolisian," Persita melanjutkan maklumatnya.

"Mari kita buat sepak bola sebagai olah raga dan hiburan yang indah, jangan sampai persaudaraan tercoreng hanya karena segelintir oknum/dalang yang ingin merusak," demikian bunyi penutup berupa imbauan bagi siapa saja yang menyebut diri pencinta bola sejati.

Load More