Berbagi rezeki adalah kegiatan mulia, akan tetapi caranya mesti elok.
Beberapa saat lalu, ada kejadian viral bagi-bagi duit. Dilakukan Hadi alias Gus A, caranya lain dari biasa. Bukan dimasukkan ke dalam amplop atau diberikan langsung, melainkan pakai mobil. Dari atas Mitsubishi Xpander bernomor polisi L 905 A warna hitam, uang kertas dengan nominal Rp 100.000 disebar-sebar di ruas jalan Dusun Watudakon, Kesamben, Jombang, Jawa Timur.
Dikutip dari Suara.com, tentu saja kegiatan Gus A yang berusia 44 tahun itu membuat heboh. Warga setempat berlarian dan berebut lembar-lembar rupiah yang disebarkan. Mereka hiruk-pikuk menjadi peraup duit pecahan kertas.
Dalam video terlihat uang pecahan menggunakan nominal Rp 100.000. Tidak jarang didapatkan dalam kondisi robek, karena cara pengambilan saling berebut. Beberapa warga memperoleh Rp 300.0000, Rp 1.000.000, bahkan sampai mencapai Rp 2.000.000.
Di antara para peraup duit sebar-sebar ini menyatakan bahwa mobil hitam SUV itu sudah empat kali membagikan uang ke warga. Dilakukan sejak dua bulan terakhir, mulai Desember 2022 dan berlanjut kini.
Aktivitas itu diduga hanya untuk membuat konten mengingat Gus A cukup terkenal di kanal YouTube.
Arif Budiaji, Kepala Dusun Watudakon menduga jumlah uang yang disebar pakai mobil itu telah mencapai Rp 80.000.000. Dan disebutkannya pula, sebelumnya Gus A adalah warga asli Dusun Watudakon.
Gus A adalah pengusaha warung kopi giras--sebutan bagi kopi khas yang citarasanya menempel sepanjang satu jam di mulut. Sementara di kawasan Bebekan belakang Mako Brimob, Gus A dikenal sebagai dukun yang kerap menyembuhkan orang-orang. Juga kolektor benda-benda pusaka.
Arif Budiaji, Kepala Dusun Watudakon sebagai Pemerintah Desa Watudakon, Kesamben, Jombang menyikapi aksi Gus A ini. Berbagi kepada sesama memang tidak dilarang. Namun, cara yang dilakukan sebaiknya diberikan secara langsung, bukan disebar. Aksi ini tidak meresahkan, namun cara membagi uangnya tidak elok.
Berita Terkait
-
Muncul Lagi Video Anies Ogah Salaman dengan Warga, Gestur Langsung Usap-usap Tangan Jadi Sorotan
-
Waspada! Pembobol Rekening Cari Mangsa Berkedok Link Undangan Nikah, Sekali Klik Bikin Uang Ludes
-
Heboh Kontroversi Ikatan Cinta Tampilkan Adegan Bayi 2,5 Tahun Ditabrak Mobil: Tolong KPI Tegur!
-
Demi Keluarga, Aktor Aji Yusman Jadi Driver Mobil Layanan Aplikasi Daring
-
Kapolresta Bogor Kota Angkat Siswa SMP Viral Buka Jalan Mobil Damkar Jadi Anak Asuh, Keluarga Mengiranya Terlibat Tawuran
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas