Salah satu adegan dalam sinetron Ikatan Cinta menuai kecaman publik dan meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menegurnya.
Warganet menyoroti kontroversi Ikatan Cinta yang viral menayangkan adegan Bianconeri Azhari sebagai Askara, anak Aldebaran yang mencari ibunya, Andin setelah tragedi kecelakaan.
Sinetron ini memunculkan sebuah adegan Aksara yang diperankan oleh Bianco berusia 2,5 tahun telantar di jalanan demi mencari keluarganya.
Anak berusia 2,5 tahun itu duduk di tengah jalan sambil menangis untuk beradegan seolah bakal ditabrak sebuah mobil.
Nah klip tersebut yang menjadi sorotan publik karena sang pemeran masih berusia 2,5 tahun.
"Tolong KPI Pusat tegur Ikatan Cinta RCTI. Anak bayi umur (+/-) 3 tahun dikasih script kayak begini oleh PH MNC Pictures. Mohon ditindak secepatnya! Tayangan 25 Januari 2023, episode 1029. Demi sebuah rating dan cuan menghalalkan segala cara, sinting lo semua!" tulis akun @a_galeri06 yang mengunggah cuplikan adegan tersebut di Instagram, dikutip dari Suara.com, Kamis (26/1/2023).
Video tersebut pun juga mendapatkan sorotan dari warganet Indonesia.
Publik menilai kalau penulis skenario Ikatan Cinta tidak mempertimbangkan psikis dan kondisi Bianco selaku anak balita saat memerankan adegan ekstrim.
"Asma Siap2 anda di pecat.... Selama ini anda slalu cari pembelaan diri, jgn main2 sma penonton, jgn di anggap di sepele,hari ini kami akan bersuara LBH dari sebelumnya, setelah melihat Bianco yg di ksh adegan berbahaya ini gk bisa di biarkan anda terus menerus... mikir gk sih anda2 semua yg pendatang baru di IC??" kata salah satu warganet.
Baca Juga: 5 Fakta Kaesang Pangarep, Siap Terjun ke Politik Susul Jokowi dan Gibran
"Ya Allah ini bener2 tega itu bayi dalam keadaan nangis kejer ketakutan dia bisa trauma sawan dia, klu kasih script yg bener jgn seperti..." ucap lainnya.
"Kerja pak Bu ini tayangan udh g layak dtonton anak sekecil itu dpaksa akting kyk gini @kpipusat @kpai_official," sebut yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati