Beberapa waktu lalu, rumah eks Gubernur Banten Wahidin Halim dilempar sekarung ular kobra. Yang menarik perhatian, peristiwa ini terjadi menjelang kedatangan Anies Baswedan.
Tak pelak peristiwa ini dianggap sebagai bentuk teror dan dikaitkan dengan banyaknya halangan untuk safari serta kampanye politik Anies.
Namun belakangan beredar kabar bahwa lemparan ular kobra itu hanya rekayasa semata. Menariknya lagi, rekayasa ini kabarnya dilakukan oleh relawan Anies sendiri dengan bayaran yang fantastis, yakni mencapai Rp1 miliar.
Hal ini sebagaimana diwartakan oleh kana YouTube ARENA POLITIK. "Berita Terkini ~ Ditemukan Ini Peneror Ular Cobra," seperti itulah judul video tersebut, dikutip pada Rabu (1/2/2023).
Sementara di bagian thumbnail-nya terlihat konferensi pers pihak kepolisian dengan memperlihatkan seorang pria berseragam oranye bertuliskan TAHANAN.
Kemudian tampak dua petugas polisi bermasker yang menunjukkan tumpukan uang Dollar Amerika Serikat hingga pecahan Rp50.000. Ada pula seorang petugas yang menunjukkan sebuah telepon genggam sebagai alat bukti lain.
"Breaking News. Aksinya Dibayar 1 Miliar. Polisi Temukan Rekayasa Relawan Anies Teror Ular Cobra," tulis pemilik video di thumbnail-nya.
Namun benarkah kabar tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, ternyata video unggahan kanal YouTube ARENA POLITIK tidak sesuai dengan narasinya di judul serta thumbnail.
Alih-alih menjelaskan soal pelaku pelemparan ular kobra yang diduga adalah relawan Anies sendiri, video justru menerangkan peristiwa pelemparan ular kobra itu sendiri.
Video menarasikan artikel dari salah satu media berita online yang tayang pada 27 Januari 2023.
Artikel itu menjelaskan sikap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Tangerang yang melaporkan dugaan aksi teror terjadi di rumah Wahidin Halim ke Polres Metro Tangerang Kota.
Dalam keterangannya, DPD Partai NasDem Kota Tangerang mengklaim langkah ini dilakukan untuk menyangkal tuduhan bahwa aksi teror adalah rekayasa belaka. Di sisi lain, keluarga Wahidin Halim juga sudah melaporkan dugaan teror tersebut ke pihak kepolisian.
Sementara itu, video memperlihatkan kolase momen Anies yang bersafari politik bersama Partai NasDem. Lalu ada pula potongan video ketika orang tak dikenal diduga melemparkan sekarung ular kobra tersebut ke rumah Wahidin Halim.
Berita Terkait
-
Geger Kontrak Politik dengan Prabowo, Ternyata Untuk Pinang Anies Baswedan Jadi Cawapres?
-
Sandiaga Uno Ungkap Alasan Mengapa Persilakan Anies Baswedan Maju Jadi Gubernur di Pilgub DKI
-
Isu Kontrak Politik Anies dan Prabowo Mencuat, Pakar Politik 'Full Senyum': Perjanjian Batu Tulis Saja...
-
Misteri Perjanjian Prabowo-Anies-Sandiaga: Isinya Terkait Masa Depan Bangsa dan Negara
-
Siapa Cawapres Ideal Pendamping Anies Baswedan? Tokoh Ini Diprediksi Sukses Bawa Anies Menang di Pilpres 2024
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!