/
Rabu, 01 Februari 2023 | 15:03 WIB
Sandiaga Uno (Sumber: Istimewa)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengungkap alasan dirinya mempersilakan Anies Baswedan maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) saat Pemilihan Gubernur atau Pilgub DKI Jakarta 2017.

Sandiaga Uno yang saat itu maju bersama Anies Baswedan akhirnya lebih memilih maju sebagai calon wakil gubernur. 

Padahal kala itu Sandi ditunjuk sebagai Cagub DKI Jakarta oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Namun alasan utama Sandiaga Uno tidak maju sebagai Cagub saat itu karena tidak pede alias tidak percaya diri.

"Masalah itu sempat dibahas dengan Prabowo. Salah satu yang kita flash back pada malam itu, saya bersikeras membawa Pak Anies sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta. Itu tidak tahu apakah itu keputusan yang tepat atau tidak saat itu," ungkap Sandi, dalam podcast Akbar Faizal Uncensored, dikutip Rabu (1/2/2023).

"Saya tidak pede saat itu. Itu keputusan yang saya ambil dan inilah kenyataannya sekarang," tambah Sandi.

Anies Baswedan dan Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta. (sumber: Ist)

Kembali pada Pilkada DKI 2017, Sandiaga Uno dijadikan calon wakil gubernur dan calon gubernurnya saat itu adalah Anies Baswedan. 

Pasangan ini didukung oleh partai koalisi Gerindra dan PKS. Pasangan Anies-Sandi akhirnya menang.

Berdasarkan perhitungan KPU DKI Jakarta, pasangan Anies dan Sandiaga resmi menang dengan persentase 57,96 persen suara. Sementara pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat memperoleh 42,04 persen suara.

Baca Juga: Anak Korban Penculikan Sangat Rawan Alami Trauma, Pelaku Harus Dihukum Berat

Load More