Belakangan ini isu kontrak politik antara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan sedang menjadi pembicaraan banyak pihak.
Kontrak yang konon diteken menjelang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 ini diungkap oleh elite Partai Gerindra, Sandiaga Uno.
Namun perwakilan Anies, Sudirman Said, membantah isu tersebut. Dilihat dari kanal YouTube MetroTV, mantan Menteri ESDM itu menilai tidak masuk akal apabila ada perjanjian politik yang melarang Anies maju sebagai capres.
"Tidak masuk akal ada perjanjian yang mengatakan dia dilarang maju menjadi calon presiden sampai dengan tahun tertentu," kata Sudirman, dikutip pada Rabu (1/2/2023).
"Karena yang disampaikan Pak Anies pada waktu itu adalah komitmen moral, bukan soal perjanjian legal, sebagai orang yang diusung oleh Pak Prabowo," lanjutnya.
Bukan hanya itu, Sudirman juga mengklaim ada upaya untuk mengajak Anies menjadi calon wakil presiden di tahun-tahun tersebut. Namun saat itu Anies konsisten memilih bertahan sebagai Gubernur DKI Jakarta alih-alih menerima tawaran sebagai cawapres.
"Memang ada usaha atau komunikasi dengan Pak Anies untuk mengundang beliau menjadi calon wakil presiden. Saya juga yang termasuk bicara dengan beliau, bahkan boleh dibilang saya ikut meyakinkan supaya mempertimbangkan tawaran itu," terang Sudirman.
Kendati mendapat tawaran politik lain, Anies memilih untuk menyelesaikan jabatannya sebagai DKI 1 sampai 16 Oktober 2022 kemarin.
"Pak Anies berkali-kali diskusi konsisten mengatakan saya ini baru dua tahun bekerja dan saya ingin menuntaskan tugas sebagai gubernur di Jakarta. Jadi saya tidak akan meninggalkan Jakarta sampai tugas saya selesai," tandasnya.
Baca Juga: Tilap Narkoba Buat Bonus Anggota, Irjen Teddy Minahasa Suruh AKPB Dody Ganti Barbuk Sabu Pakai Tawas
Karena itulah Sudirman membantah bila ada perjanjian politik antara Anies dan Prabowo. Sebelumnya Sudirman menduga Sandiaga keliru terkait dengan perjanjian politik yang dimaksud.
"Mengenai perjanjian Pilpres saya tidak pernah mendengar itu. Jadi, saya tidak tahu yang dimaksud Pak Sandi itu perjanjian apa. Mudah-mudahan beliau keliru ya," beber Sudirman dari tayangan kanal YouTube tvOneNews.
Tag
Berita Terkait
-
Pernah Jadi Partner Anies, Pengamat Kaget Sandiaga yang Bongkar Perjanjian Prabowo dan Anies
-
Sandiaga Uno Ungkap Alasan Mengapa Persilakan Anies Baswedan Maju Jadi Gubernur di Pilgub DKI
-
Pilih Tetap Berbaju Gerindra, Pupus Sudah Peluang Sandiaga Uno Maju di Pilpres: Sudah Ada Prabowo dan Cak Imin
-
Isu Kontrak Politik Anies dan Prabowo Mencuat, Pakar Politik 'Full Senyum': Perjanjian Batu Tulis Saja...
-
Mewakili Suara NU dan Emak-Emak, Khofifah Dinilai Sosok Paling Cocok Jadi Pendamping Anies Baswedan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Diambil Sumpah, Ini Daftar Nama dan Jabatanya
-
UNM Punya Plt Rektor Baru, Bagaimana Kelanjutan Kasus Karta Jayadi?
-
Harga Pangan Merangkak Naik Jelang Ramadan, Pedagang Tekan Stok dan Porsi demi Bertahan Hidup
-
Xiaomi Pad 8 Siap Meluncur di Pasar Global, Usung Chipset Kencang Snapdragon 8s Gen 4
-
4 Brightening Sleeping Mask Alcohol-Free untuk Kulit Cerah Tanpa Iritasi
-
Cara Mengaktifkan 2FA: Langkah Mudah Lindungi Akun Media Sosial dari Peretas
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Galon Air Minum Tampak Buram dan Kusam? Waspadai Risiko BPA Semakin Tinggi
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Seni Meraih Doktor Berasa Healing di Eropa: Sebuah Perjalanan yang Menginspirasi