/
Kamis, 02 Februari 2023 | 13:28 WIB
Ilustrasi IKN Nusantara (Antara)

Gerindra siap estafet meneruskan pembangunan ibu kota baru negeri kita, IKN Nusantara lewat Pilpres 2024.

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani tampil memberikan sambutan di Hari Ulang Tahun atau HUT ke-15 Partai Gerindra, di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Dikutip dari Suara.com, acara yang berlangsung Rabu (1/2/2023) itu dihadiri Ketua DPD Gerindra Kalteng, H Iwan, Waketum Gerindra Gus Irfan Yusuf Hasyim, Ketua DPP Jamal Mirdad, serta jajaran Forkopimda Kalteng. Serta tokoh-tokoh adat Kalimantan Tengah.

Ahmad Muzani menyatakan janji Partai Gerindra bila Prabowo Subianto diberikan kesempatan untuk memimpin Indonesia lewat Pilpres 2024 atau Pemilu 2024, maka kebijakan pembangunan yang kini berjalan akan dilanjutkan. Termasuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Adapun tujuan Gerindra ingin menjadikan Prabowo Subianto sebagai presiden adalah melaksanakan amanat pasal 33 UUD 1945. Kekayaan luar biasa yang terkandung dalam bumi Kalimantan harus digunakan untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

"Apakah rakyat kita sudah menikmati kekayaan itu? Itu sebabnya Gerindra ingin Prabowo Presiden 2024. Karena tujuan kekuasaan yang hendak kami raih nanti hanya satu maksudnya. Membuat rakyat Indonesia tersenyum menatap masa depannya," jelas Ahmad Muzani dalam keterangannya.

"Menurut Pak Prabowo, kekayaan yang ada di Indonesia mampu menjadikan negara kita besar. Karena itulah Bung Karno pernah berkata, aku tinggalkan kekayaan Indonesia untuk membuat iri dunia. Dan kekayaan itu harus orang Indonesia sendiri yang mengelola," lanjut Sekjen Partai Gerindra.

Untuk itu, jika Prabowo diberikan kesempatan untuk memimpin Indonesia pada 2024, maka kebijakan pembangunan akan dilanjutkan, termasuk Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

IKN dibangun di Kaltim, adalah cita-cita lama yang telah menjadi wacana Bung Karno. Presiden pertama RI ini ingin memindahkan Ibu Kota Jakarta ke Bumi Kalimantan.

"Pahlawan nasional kita Tjilik Riwut pernah menyampaikan ide untuk memindahkan Ibu Kota kepada Bung Karno ke Kalimantan. Dan Bung Karno setuju. Tapi karena kondisi dinamika politik ketika itu tidak memungkinkan, sehingga pembahasan tidak berlanjut," lanjut Ahmad Muzani.

"Artinya apa? Bahwa masa depan Indonesia ada di Bumi Kalimantan. Tekad kita untuk menjadikan Kalimantan Tengah basis Prabowo. Kita harus bekerja keras untuk itu," tandasnya.

Memasuki usia ke-15 Partai Gerindra,  Gerindra menghadapi situasi yang tidak mudah. Menurutnya, Gerindra bisa menjadi partai terbesar nomor dua di Indonesia berkat perjuangan kader.

"Mereka ada di desa, mereka ada di tengah hutan, kampung-kampung, di susur-susur sungai yang tidak terjangkau komunikasi. Tapi mereka tetap setia berjuang untuk Gerindra. Mereka hanya ingin berjuang untuk Gerindra dan Prabowo," tutupnya.

Load More