News / Nasional
Kamis, 02 Februari 2023 | 13:19 WIB
Ketum NasDem Surya Paloh bertemu dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto di Kantor DPP Golkar di Jakarta. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman berharap semua partai politik masih membuka pintu lebar untuk berkoalisi bersama ke dalam satu koalisi besar. Walaupun saat ini diketahui sudah ada sejumlah partai yang mendeklarasikan koalisi.

Pernyataan Habiburokhman menanggapi kunjungan NasDem ke beberapa partai politik. Mulai dari ke Sekretariat Bersama (Sekber) Gerindra-PKB pada pekan kemarin dan terbaru kunjungan NasDem ke DPP Partai Golkar pada Rabu (1/2).

"Ya kita berharap lah semua pintu masih terbuka ya, kita pengen, kami juga pengen koalisi yang besar tidak hanya Gerindra-PKB, juga melibatkan pihak-pihak lain," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2023).

Sementara itu terkait kunjungan NasDem ke Golkar, Habiburokhman menilai hal itu merupakan langkah yang bagus. Di mana elite parpol saling bertemu, kendati saat ini berada di koalisi berbeda untuk Pilprea 2024.

"Ke depan kita mengedepankan politik yang tidak perpecahan. Boleh nanti berbeda atau awalnya berbeda nanti bisa sama. Tetapi yang jelas kerukunan harus dijaga," kata Habiburokhman.

Menurut Habiburokhman semua peluang masih bisa terjadi, termasuk yang hari ini berbeda pandangan politik ke depan bisa sama. Apalagi saat ini Pilpres 2024 masih berjarak satu tahun sehingga dinamika masih akan terus terjadi.

Selain itu pendaftaran capres dan cawapres juga masih beberapa bulan ke depan.

"Kalau untuk pendaftaran H minus beberapa bulan. Hampir nggak ada ceritanya koalisi itu fix di waktu sejauh ini. Apalagi setelah format pemilihan langsung saat ini yak, hitung-hitungannya pasti tentu kudu matang," kata Habiburokhman.

Sama-sama Mungkin

Baca Juga: Usai Airlangga Disambangi Surya Paloh, Peluang Golkar Gabung Koalisi Perubahan Disebut Sangat Kecil

Sebelumnya Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh membuka kemungkinan partainya bergabung dengan Golkar, PAN dan PPP di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar meresmikan Sekretariat Bersama Partai Gerindra dan PKB di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pernyataan itu disampaikan Paloh usai melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat.

Menurut Paloh, bukan cuma NasDem yang berpeluang gabung KIB. Sebaliknya, peluang yang sama juga bisa terjadi dengan KIB untuk bergabung dengan NasDem yang kini menjajaki Koalisi Perubagan bersama PKS dan Partai Demokrat.

"Apakah perlu akan mungkin bergabung dengan KIB? Ya sama-sama mungkin, mungkin KIB juga bergabung sama NasDem kan," kata Paloh, Rabu (1/2/2023).

Paloh menegaskan saat semua kemungkinan tersebut masih sangat terbuka.

"Jadi probability kemungkinan itu masih terbuka," kata Paloh.

Load More